Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Mauricio Souza menyayangkan timnya tak bisa menggelar laga pekan ke-32 BRI Super League saat menjamu Persib Bandung.
Laga yang digelar pada Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB ini sedianya diadakan di Jakarta, namun karena alasan keamanan dipindahkan ke Samarinda di Stadion Segiri.
“Kita sudah bicara tentang itu, kita sangat sayang tidak bisa main di kandang sendiri kita. Tapi kita terima kasih sama Borneo sudah terima kita dengan baik,” kata Souza pada jumpa pers pra-pertandingan di Samarinda, Sabtu.
Ini pertemuan kedua Persija dengan Persib musim ini, setelah pada pertemuan pertama pada Januari tahun ini, Macan Kemayoran takluk 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Souza menyatakan pasukannya sudah tahu seberapa besar gengsi yang dipertaruhkan dalam laga ini.
Ia berharap laga bertajuk Derbi Indonesia ini berjalan menarik dan pemain yang bermain saling menaruh respek.
“Jadi harapan saya, pertandingan di lapangan itu aman semua, dan pemain itu bisa respek satu sama lain, dan kita bisa bikin pertandingan luar biasa dari dua tim yang besar seperti ini,” kata dia.
Persija yang masih memiliki peluang juara berada di posisi ketiga dengan 65 poin, beda tujuh poin dari Persib yang memuncaki klasemen dengan 72 poin.
Kemenangan atas Persib akan membuat peluang juara Persija terus hidup, dengan syarat Borneo FC kalah melawan tuan rumah Bali United pada Senin (11/5).