Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai beroperasi untuk menjalankan unit usaha masing-masing pada tahun ini.
"Tadi dilaporkan Pak Dandim tahap yang pertama 10 bangunan KDKMP sebagian besar sudah jadi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budiraharja, di Yogyakarta, Sabtu (16/5).
Menurutnya sebelum diresmikan, 10 KDKMP perlu proses persiapan kaitannya dengan pengadaan isian untuk gerai dan sarana-prasarana pendukung seperti rak susun, AC, CCTV hingga produk yang akan dijual.
"Kemungkinan Bantul akan diikutkan pada peresmian di bulan Agustus," katanya.
Agus mengatakan 10 KDKMP itu menjadi prioritas penyelesaian supaya bisa segera diresmikan dan menjadi percontohan seluruh KDKMP di Bantul.
Lokasi 10 KDKMP yang siap beroperasi, lanjut Agus, di antaranya berada di Wukirsari, Selopamioro, Imogiri, Banguntapan, dan Piyungan.
"10 bangunan KDKMP kan sudah ada, 10 bangunan lagi baru proses," katanya.
Ia menjelaskan selain 20 yang telah disebutkan, mayoritas KDKMP saat ini masih dalam proses legalisasi tanah.
Namun, lanjut Agus, total 75 KDKMP di Bantul sudah selesai dalam administrasi kelembagaan pengurus.
"Kalau semua sudah siap dokumen-dokumennya, kita lanjutkan untuk berikutnya, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa kelar," katanya.
Ia menjelaskan bahwa unit usaha yang akan dikembangkan di setiap KDKMP mengacu pada instruksi dari pusat, seperti bahan pokok hingga pupuk bersubsidi.
"Mungkin yang lain juga sambil jalan, beberapa fasilitas transportasi juga sudah didatangkan seperti truk dan motor roda tiga," katanya.