
Rupiah menguat tujuh poin

Jakarta (ANTARA Jogja) - Mata uang rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat sebesar tujuh poin pada Senin pagi dipicu dari pemberian bantuan kepada bank-bank di Spanyol yang mengalami kekurangan permodalan.
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Senin pagi bergerak menguat tujuh poin menjadi Rp9.448 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.455 per dolar AS.
"Pemberian bantuan menjadi sentimen positif sehingga mendorong penguatan euro yang juga memberi dampak pada penguatan rupiah," kata analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan, pemerintah Spanyol meminta bantuan Uni Eropa (UE) senilai 100 miliar euro untuk merekap permodalan perbankannya yang sedang bermasalah.
Ia mengatakan, pinjaman baru itu akan memberikan sentimen positif kepada investor global yang dalam seminggu terakhir terus menekan euro akibat kondisi perbankan Spanyol yang memburuk.
Dari dalam negeri, lanjut dia, Bank Indonesia (BI) telah mensahkan instrument baru penempatan valas yang disebut sebagai "term deposit valas" melalui Surat Edaran No.14/18/DPM dan berlaku mulai 8 Juni 2012.
"Fasilitas itu dimaksudkan untuk menampung likuiditas valas perbankan yang selama ini justru banyak disimpan di luar negeri," katanya.
Ia menambahkan, fasilitas itu juga dimudahkan dengan dibolehkannya pengalihan TD valas tersebut menjadi transaksi swap. Pemberian fasilitas itu ditujukan untuk menjaga agar likuiditas valas tetap berada di dalam negeri dan mengurangi tekanan keluar devisa dari Indonesia.
Kami perkirakan rupiah bergerak di kisaran antara Rp9.350 hingga Rp9.400 per dolar AS pada Senin ini," kata dia. (KR-ZMF)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
