Logo Header Antaranews Jogja

Pegadaian targetkan kenaikan kredit

Selasa, 31 Juli 2012 13:04 WIB
Image Print
Peningkatan permintaan kredit di pegadaian, ilustrasi (Foto ANTARA/Arief Priyono)

Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Pegadaian Cabang Jogoyudan Wates Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan transaksi kredit selama Ramadhan hingga Lebaran naik menjadi Rp3,6 miliar.

"Sejak awal puasa sudah terjadi kenaikan nilai transaksi. Tiap bulannya nilai transaksi kredit pegadaian Rp3,2 miliar, tapi Ramadhan hingga Lebaran nanti kami targetkan mencapai Rp3,6 miliar," kata Pimpinan cabang Pegadaian Jogoyudan Wates, Susanto di Kulon Progo, Selasa.

Ia mengatakan, meningkatnya nilai transaksi kredit ini lebih disebabkan meningkatnya tingkat kebutuhan masyarakat. Masyarakat membutuhkan dana untuk biaya pendidikan ajaran baru yang hampir bersamaan dengan Lebaran.

"Kalau melihat dari tren tingginya kebutuhan masyarakat dan nilai transaksi tiap harinya, target akan tercapai bahkan akan lebih," kata Susanto.

Menurut dia, barang gadaian yang paling banyak yaitu emas yang mencapai 95 persen. Sedangkan lima persenya meliputi televisi, laptop, sepada motor, handphone dan televisi.

Untuk emas 24 karat dihargai Rp480.000 per gram, emas 22 karat dihargai Rp440.000 per gram, dan emas dengan kadar enam karat dihargai Rp120.000.

"Paling banyak menggadaikan emas sekitar 95 persennya. Kami sangat menghargai emas dengan nilai mahal. Kami mengimbau masyarakat untuk berinvestasi emas. Karena emas adalah investasi yang paling bagus untuk memenuhi kebutuhan mendadak," kata dia.

Ia mengatakan, saat ini jumlah nasabah di pegadaian Jogoyudan Wates mencapai 4.000 orang. Dengan tingginya jumlah nasabah yang ada di lima unit pembantu yang tersebar di sekuluruh Kabupaten Kulon Progo, nilai transaksi semakin tinggi dan target setiap bulannya dapat terpenuhi.

"Kami saat ini sedang dan terus melakukan perbaikan pelayanan. Dengan semakin bagusnya peyananan yang kami berikan, makin banyak pula nasabah Pegadaian," kata Susanto.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026