Logo Header Antaranews Jogja

Perajin perak Kotagede siapkan stok hadapi lebaran

Kamis, 9 Agustus 2012 14:57 WIB
Image Print
Pengrajin perak (Foto Antarajogja.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Para perajin kecil perak di sentra produksi perak Kotagede, Kota Yogyakarta, menyiapkan stok produknya untuk menghadapi libur Lebaran 2012, kata Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Kecil Mataram Yogyakarta Budi Sarwono.

"Para perajin kecil biasanya sejak awal Ramadhan sudah menyiapkan diri menyambut libur Lebaran dengan memproduksi kerajinan perak lebih banyak ketimbang hari biasa,"kata Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Kecil Mataram (Asperam) Yogyakarta Budi Sarwono di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, dengan meningkatkan produksi, saat libur Lebaran ini perajin sudah memiliki stok yang cukup sehingga ketika para wisatawan mengunjungi sentra kerajinan perak, mereka memiliki pilihan beragam dari produk kerajinan yang ada.

"Diharapkan Lebaran tahun ini mereka memperoleh keuntungan banyak dari hasil penjualan produk kerajinan perak karena diharapkan jumlah kunjungan wisatawan mudik dmeningkat," kata Budi Sarwono.

Sebagian besar anggota asosiasinya adalah perajin kecil perak di Kotagede.

Ia mengatakan produk perajin kecil perak Kotagede di antaranya cincin, kalung gelang dan asesoris.

"Kualitas dan desain produk para perajin kecil di Kotagede cukup memadai, sehingga tidak perlu diragukan lagi," katanya.

Sementara itu, pengusaha kecil kerajinan perak Kotagede Indah mengatakan, dirinya sudah sejak awal Ramadhan sudah memproduksi lebih banyak untuk kepentingan stok saat libur Lebaran tahun ini.

"Produk kerajinan perak yang digemari wisatawan khususnya cincin, gelang dan aksesoris. Biasanya pada Lebaran hari kedua dan ketiga wisatawan mulai ramai mengunjungi sentra kerajinan perak Kotagede," katanya.

Ia yang memiliki kios kecil di Jalan Kemasan Kotagede itu mengatakan harga produk kerajinan cukup terjangkau wisatawan. Misalnya, cincin perak dijual mulai harga Rp85.000 hingga Rp250.000 per buah.

"Namun mahal atau murahnya harga produk kerajinan perak tergantung berat, motif, dan pengerjaan dengan tangan," katanya.
(H008)



Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026