Logo Header Antaranews Jogja

Sektor industri 2012 bisa mencapai target

Sabtu, 11 Agustus 2012 23:11 WIB
Image Print
Menteri Perindustrian MS Hidayat (Foto antaranews.com)

Jakarta (ANTARA Jogja) - Menteri Perindustrian MS Hidayat optimistis kinerja sektor industri pada 2012 akan tumbuh sesuai target.

"Setelah mengalami pertumbuhan yang lambat pada 2005-2009, sektor industri manufaktur kembali mengalami peningkatan pertumbuhan yang cukup berarti," kata Hidayat dalam siaran pers humas Kemenperin yang diterima ANTARA, Sabtu.

Ia menyebutkan Indonesia masih memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kinerja pertumbuhan industri agar tetap tinggi, di antaranya potensi perbaikan ekonomi di Amerika dan Jepang pada akhir tahun 2012.

Selain itu, adanya pangsa pasar dalam negeri dengan jumlah kelas menengah mencapai 134 juta orang.

Pihaknya juga mengapresiasi adanya peningkatan investasi di dalam negeri baik PMA maupun PMDN.

Dia mengatakan pada 2011 pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mencapai 6,83 persen lebih besar dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,46 persen. Pencapaian itu merupakan pertumbuhan tertinggi sejak lima tahun terakhir.

Cabang industri yang mengalami pertumbuhan tertinggi yakni industri alat angkutan, mesin dan peralatannya sebesar 8,98 persen, industri makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,03 persen, serta industri semen dan barang galian bukan logam sebesar 6,92 persen.

Pihaknya menjelaskan pada semester I 2012 pertumbuhan industri pengolahan nonmigas adalah 6,09 persen. Pertumbuhan ini lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun 2011 sebesar 6,35 persen.

Hal itu disebabkan oleh melemahnya perekonomian dunia yang berdampak pada kinerja perdagangan nasional.

Pelambatan kinerja pertumbuhan sektor industri tersebut disebabkan oleh melambatnya perekonomian dunia yang berdampak pada memburuknya kinerja perdagangan nasional, khususnya terhadap negara-negara tujuan ekspor utama seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan ASEAN, katanya.

(SDP-46)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026