Logo Header Antaranews Jogja

Populasi kambing PE capai 5.000 ekor/tahun

Selasa, 4 September 2012 08:02 WIB
Image Print
Kambing peranakan etawa (Foto ANTARA/Sidik)

Jogja (ANTARA Jogja) - Populasi kambing peranakan etawa di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencapai 5.000 ekor per tahun.

"Populasi kambing peranakan etawa (PE) di wilayah kami lebih dari 5.000 ekor per tahun. Hampir setiap penduduk memelihara kambing PE, karena dapat meningkatkan perekonomian warga," kata Koordinator Penyuluhan Samigaluh, Mustaqim di Kulon Progo, Selasa.

Ia mengatakan, harga kambing PE meski mengalami penurunan, peternak tidak putusasa dan merugi. Karena, petani mulai mengembangkan kambing PE perah.

"Saat ini, petani mulai memerah susu kambing PE. Awalnya, petani enggan memerah kambing PE, karena harga PE yang sangat mahal," kata Mustaqim.

Setiap harinya, kata Mustaqim, seorang peternak mampu menghasilkan sedikitnya dua liter dengan harga Rp12.000 per liter susu segar. Peternak juga memproduksi pupuk organik dari kotoran kambing PE yang harganya Rp600 per kilogram.

"Prospek pembudidayaan kambing PE di Samigaluh masih prospektif. Peternak terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," kata dia.

Ia mengatakan, petani juga membuat susu bubuk kemasan dari kambing PE yang tingkat produksinya dari hari ke hari semakin tinggi.

Harga susu bubuk kambing PE kemasan mencapai Rp100.000 per kilogram. Untuk mendukung produksi susu bubuk, peternak mendapatkan bantuan 20 ekor kambing PE perah.

"Tahun ini ada bantuan 20 ekor kambing PE perah, untuk mendukung produksi susu bubuk. Selama ini, bahan baku susu bubuk masih terbatas, karena sebagian peternak enggan memerah susu. Tapi dengan bantuan tersebut, kebutuhan dasar bubuk susu dapat terpenuhi," kata dia.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026