Logo Header Antaranews Jogja

Wapres buka Forum Elpiji Dunia di Bali

Rabu, 12 September 2012 10:02 WIB
Image Print
Wakil Presiden Boediono (( antaranews.com))

Nusa Dua (ANTARA Jogja) - Wakil Presiden Boediono membuka secara resmi penyelenggaraan Forum Elpiji Dunia (World Liquified Petroleum Gas Forum) ke-25 di Nusa Dua, Bali, Rabu.

Ajang tahunan tersebut diikuti hampir 1.000 peserta yang berasal dari pelaku industri, produsen dan juga pemangku kebijakan di 67 negara.

Hadir pula dalam acara antara lain Menteri Perindustrian, MS Hidayat, Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita Legowo, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Andy Sommeng, Wakil Komisi VII DPR, Zainudin Amali, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, dan Presiden Asosiasi Elpiji Dunia Ramon de Luis Serrano.

Penyelenggaran forum tersebut merupakan kedua kalinya di Bali setelah tahun 1996.

Bertindak sebagai tuan rumah adalah Pertamina sebagai wakil Indonesia.

Dalam forum juga dilakukan kegiatan pameran yang dibuka Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya mengatakan, konferensi tersebut memiliki nilai strategis bagi Indonesia sebagai tuan rumah yakni menunjukkan keberhasilan program konversi minyak tanah ke elpiji.

"Program konversi minyak tanah ke elpiji di Indonesia menjadi catatan penting di dunia, yang belum pernah dicapai oleh negara manapun," ujarnya.

Menurut dia, dalam waktu singkat, Indonesia mampu menekan penggunaan minyak tanah yang memakan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) terbesar yakni hingga Rp70 triliun per tahun, ke elpiji.

Dengan demikian, Indonesia berhasil mencapai tiga manfaat sekaligus dalam program konversi elpiji ke minyak tanah yakni mengurangi subsidi, mengurangi kemiskinan, dan mewujudkan "clean" energi.

Selain menempatkan Indonesia sebagai "role model" program konversi minyak tanah ke elpiji, lanjut Hanung, forum juga akan memberikan berbagai perkembangan teknologi terkini dalam bisnis elpiji, serta pengeloaan bisnis elpiji yang baik dan benar dengan mengedepankan unsur keselamatan.

"Kita akan melakukan yang terbaik mudah-mudahkan akan memberikan nilai positif bagi bangsa Indonesia, karena forum ini dihadiri ribuan peserta, dan diharapkan sektor wisata di Bali yang sudah terkenal, akan semakin dikenal dunia," ujar Hanung.
(T.K007)




Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026