Yogyakarta (ANTARA Jogja) - Pengelola Objek Wisata Kebun Binatang Gembiraloka, Yogyakarta, berencana membuat wahana baru mengenai burung pinguin pada 2013.
Humas Gembiraloka Gunardi di Yogyakarta, Senin mengatakan pengadaan wahana pinguin tersebut merupakan upaya untuk menarik pengunjung agar lebih banyak dibandingkan rata-rata hari biasa yang mencapai 700-800 pengunjung per hari.
Pengadaan wahana tersebut merupakan bagian dari pengisian "bird park" atau taman burung yang telah dilakukan pembangunannya sejak awal Oktober lalu.
"Saat ini sedang dilakukan pembangunan wahana taman burung sejak Oktober dan diperkirakan akan selesai pada Mei 2013," katanya.
Dia mengatakan burung-burung pinguin rencananya akan didatangkan langsung dari Malaysia dan Singapura sebagai contoh negara yang berhasil membudidayakan pinguin tidak di habitat aslinya.
"Saat ini sebanyak tujuh calon penjaga wahana pinguin di Gembiraloka dikirim ke Singapura untuk mempelajari teknik perawatannya," katanya.
Seperti yang diterapkan di Singapura dan Malaysia, kata dia, rencananya wahana tersebut akan disesuaikan menyerupai habitat aslinya menggunakan penyejuk ruangan atau AC.
"Wahana pinguin akan diserupakan habitat aslinya di kutub selatan dengan bantuan AC," katanya.
Sementara itu, kata dia, saat ini tengah dilakukan juga perbaikan sarana prasarana kebun binatang meliputi perbaikan akses jalan dan perbaikan bentuk kandang satwa yang di antaranya ditujukan untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2013.
"Nanti rencananya kandang yang masih berbentuk jeruji akan diganti dengan kaca sehingga pengunjung akan lebih leluasa melihat satwa," katanya.
Selain itu tahun depan juga akan disiapkan kursi roda untuk kaum difabel yang saat ini telah disiapkan ruas jalannya.
"Untuk kaum difabel atau lansia supaya mereka dapat turut melihat satwa bersama keluarga kami juga menyediakan sarana pembantu berupa kursi roda secara gratis," katanya.
Hingga Desember bulan depan, kata dia, jumlah pengunjung diprediksi akan dapat menutup target tahun 2012 sebanyak 1,3 juta orang karena hingga Oktober telah mencapai 1,2 juta pengunjung.
"Kami optimistis target tahun 2012 dapat tertutup di pertengahan Desember karena saat itu sudah libur semester dan Natal," katanya.
(KR-LQH)
