Logo Header Antaranews Jogja

Korban puting beliung terima bantuan alat dapur

Sabtu, 12 Januari 2013 16:00 WIB
Image Print
Salah satu rumah korban puting beliung di Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman. Puting beliung menimpa wilayah setempat pada, Jumat (7/12) sore. Dalam Kejadian ini ratusan rumah rusak dan ratusan pohon tumbang. (Foto ANTARA/Victor)

Sleman (ANTARA Jogja) - Korban bencana angin puting beliung di Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, pada 7 Desember 2012 yang rumahnya mengalami rusak berat mendapat bantuan peralatan dapur dari Dinas Sosial Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Bantuan tersebut memang dikhusukan bagi korban angin puting beliung yang rumahnya mengalami rusak berat dan roboh," kata Camat Kalasan Samsul Bakri, Sabtu.

Menurut dia, bantuan tersebut setelah didrop di Balai Desa Purwomartani langsung didistribusikan kepada para korban yang berhak.

"Kami harapkan bantuan tersebut dapat meringankan para korban, karena para keluarga tersebut sebagian besar peralatan dapurnya rusak atau hilang pada kejadian bencana lalu," katanya.

Ia mengatakan, saat ini untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah yang roboh belum dimulai dan masih menunggu dari Provinsi DIY.

"Rehabilitasi rumah roboh ini yang akan mengerjakan dari Provinsi DIY, dimana nanti rehabilitasi rumah ini seperti untuk korban erupsi Merapi yakni dibangunkan rumah ukuran 6 X 6 meter senilai Rp30 juta," katanya.

Sebelumnya pada 4 Januari, masyarakat yang terkena bencana angin puting beliung di Kalasan, Ngemplak dan Depok juga telah mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sleman.

Bantuan tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati nomor 3 tahun 2010, dengan ketentuan bagi rumah rusak berat diberikan bantuan Rp2 juta, rumah rusak sedang diberikan bantuan Rp1 juta dan rumah rusak ringan diberikan bantuan sebesar Rp500 ribu.

Disamping bantuan untuk perbaikan rumah, Pemkab Sleman juga memberikan bantuan dana bagi 23 orang korban yang mendapatkan perawatan kesehatan, baik rawat inap maupun rawat jalan.

Bantuan yang diberikan kepada masyarakat korban puting beliung tersebut total sebanyak Rp744.255.000 untuk 980 rumah yang berada di 10 pedukuhan baik yang rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

Kesepuluh padukuhan tersebut padukuhan Sempu baik yang mengalami rusak berat, rusak sedang maupun rusak ringan ada 48 rumah, padukuhan Karangmojo dua rumah, padukuhan Bromonilan 284 rumah, paadukuhan Kadisoka 82 rumah, padukuhan Sidokarto 299 rumah, padukuhan Sambiroto 56 rumah, padukuhan Sambisari 80 rumah, padukuhan Demangan 14 rumah, padukuhan Tempelsari 40 rumah dan padukuhan Sambego 75 rumah.

Rumah yang mengalami rusak barat ada 26 rumah, rumah rusak sedang 129 rumah dan rumah rusak ringan ada 825 rumah.

(V001)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026