Jogja (ANTARA Jogja) - Komunitas Pareanom Yogyakarta yang bergerak di bidang kemanusiaan dan penanganan bencana, kini memiliki pos induk baru yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti menara pemancar radio komunikasi.
"Sebelumnya, kami tidak memiliki pos induk, sehingga pertemuan selalu dilakukan di tempat yang berbeda-beda. Kini, kami sudah memiliki pos induk dengan lokasi yang menetap di Jalan Jagalan," kata Ketua Pareanom Aki Lukman Nur Hakim di Yogyakarta, Minggu.
Meskipun baru diresmikan pada Minggu (13/1), namun bangunan pos induk tersebut sebenarnya sudah mulai dimanfaatkan sejak pertengahan Desember 2012.
"Kepada seluruh anggota atau relawan Pareanom telah diminta untuk selalu menjaga kondisi bangunan serta lingkungan di sekitarnya agar tetap terjaga," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang meresmikan pos induk tersebut berharap keberadaan bangunan baru itu akan semakin memudahkan anggota komunitas untuk berkoordinasi.
"Dengan koordinasi yang baik, maka penanganan bencana bisa dilakukan lebih lancar, sekaligus meminimalkan korban harta, benda, dan manusia," katanya.
Haryadi mengatakan standar operasional penanganan bencana yang selama ini dilakukan Pareanom sudah cukup baik, bahkan komunitas tersebut telah memiliki gelombang frekuensi radio khusus yang terdaftar di ORARI untuk pemantauan bencana.
"Pareanom juga harus terus meningkatkan kapasitas. Tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga manajemen internal," katanya.
Manajemen internal itu, lanjut Haryadi, sangat penting karena komunitas akan bisa mengetahui kesiapan, dan kekurangan dalam penanganan bencana.
"Latihan penanganan bencana juga perlu dilakukan secara rutin, sehingga bisa meningkatkan kemampuan para relawan dalam membantu korban dan pelaksanaan tanggap bencana," katanya.
(E013)
Pareanom Yogyakarta miliki pos induk baru
Pareanom Yogyakarta (Foto pareanomcommunity.blogspot.com)
