Pemkab Sleman bayarkan tagihan Jamkesda Rp11,1 miliar

id pemkab sleman bayarkan tagihan

Pemkab Sleman bayarkan tagihan Jamkesda Rp11,1 miliar

Jamkesda

Sleman (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah membayarkan tagihan biaya Jaminan Kesehatan Daerah 2012 kepada rumah sakit yang bekerja sama dengan pihaknya senilai Rp11,1 miliar.

"Selama periode Januari hingga Desember 2012 kami telah membayarkan klaim Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke rumah sakit senilai Rp11,1 miliar dari total yang dianggarkan sebesar Rp22,1 miliar," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini, Senin.

Menurut dia, anggaran Jamkesda tersebut berasal dari APBD Kabupaten Sleman dan iuran dari peserta Jamkesda mandiri. Namun yang sudah dibayarkan klaim jamkesda itu sekitar Rp 11,1 miliar.

"Belum semua rumah sakit yang melayani Jamkesda mengajukan klaim, terutama biaya pelayanan kesehatan November-Desember 2012," katanya.

Ia mengatakan, proses pelayanan hingga pengajuan klaim tersebut membutuhkan waktu sekitar empat bulan karena harus membutuhkan kroscek dan pengumpulan bukti-bukti pelayanan yang telah diberikan.

"Sementara pembayaran klaim dari Pemkab Sleman ke rumah sakit lebih cepat, yaitu sekitar satu bulan. Seperti Januari 2013 saja, kami sudah membayar Rp2 miliar untuk pelayanan rumah sakit di tahun kemarin. Soalnya pelayanan akhir tahun ini diajukan pada awal tahun ini. Dan semua sudah kami memaklumi kalau sampai saat ada yang belum mengajukan klaim," katanya.

Mafilindati mengatakan, dengan sisa anggaran Rp11 miliar, pihaknya tidak perlu khawatir kekurangan anggaran pembayaran klaim.

"Kami perkirakan selama pelayanan 2012 masih ada Rp9 miliar yang harus dibayarkan. Asumsi kami, setiap tahunnya dibutuhkan anggaran Rp20 miliar. Sementara tahun lalu baru terbayar Rp11,1 miliar. Paling banyak, pengajuan klaim itu dari RSUD Sleman dan RSUP Sardjito. Tapi kami optimistis, sisa anggaran bisa untuk mencukupi klaim yang belum terbayarkan," katanya.

(V001)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar