Bupati Sleman panen raya padi hibrida

id panen raya

Ilustrasi panen raya padi (Foto antarafoto.com)

Jogja 12/2 (Antara) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo melakukan panen raya padi hibrida varietas unggul "Devgen" yang dikembangkan Kelompok Tani "Ngudi Makmur" Dusun Brintikan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Selasa.

"Padi jenis hibrida varietas unggul `Devgen` ini memiliki sejumlah keunggulan, seperti hasil produksi yang lebih banyak dibanding padi jenis lainnya," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman Edi Sri Harmanta di Sleman, Selasa.

Menurut dia, produksi padi yang dihasilkan dari jenis itu dalam satu hektare mampu mencapai 11,28 ton gabah kering panen atau kering pungut atau sekitar sembilan ton gabah kering giling (GKG).

"Sedang masa tanam juga relatif lebih singkat yakni antara 110 hari hingga 120 hari dari saat tanam," katanya.

Saat ini, total areal di Kabupaten Sleman yang dikembangkan untuk penanaman padi jenis hibrida "Devgen" seluas lebih dari 480 hektare.

"Sedangkan yang dikembangkan Kelompok Tani `Ngudi Makmur` ini seluas sekitar 10 hektare, dan mulai ditanam pada November 2012," katanya.

Edi mengatakan padi jenis hibrida itu rasanya juga enak, setara dengan jenis Cihelerang dan IR 64.

"Keuntungan lainnya adalah padi jenis ini juga cukup laku di pasaran, sehingga para petani tidak kesulitan dalam menjual hasil produksinya," katanya.

Selain itu, katanya, padi jenis hibrida itu juga lebih mengutamakan pupuk organik dan hanya sebagian kecil menggunakan Urea maupun NPK sebagai pendukung.

"Diharapkan dengan padi varietas hibrida ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung Sleman sebagai lumbung padi DIY maupun ketahanan pangan," katanya.

(V001)

Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar