
BPPT pasang alat perekayasa hujan di Merapi

Sleman (Antara Jogja) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Selasa, memasang lima alat perekayasa cuaca untuk pengalih hujan (ground particle generator) di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menghambat curah hujan.
"Tujuannya agar dapat meminimalkan terjadinya banjir lahar dingin di aliran sungai berhulu Merapi," kata staf BPPT Joko Gunawan, ditemui di Sleman.
Pemasangan alat pengalih hujan tersebut, salah satunya dilakukan di kompleks objek wisata Kaliurang, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman.
"Alat ground particle generator ini untuk merekayasa cuaca di kawasan sekitar Gunung Merapi. Dengan dipasangnya alat ini diharapkan dapat mengurangi intensitas hujan sehingga dapat meminimalkan ancaman banjir lahar dingin," kata Joko Gunawan.
Menurut dia, alat yang didatangkan dari Jakarta berbentuk kotak aluminium setinggi satu meter ini di dalamnya terdapat mesin kompresor, gas elpiji serta kompor untuk membakar cairan.
"Cara pengoperasiannya cukup dengan menyalakan kompresor untuk membakar cairan garam hidroskopis yang kemudian menjadi uap yang sangat tipis. Uap tersebut berbentuk partikel kemudian disalurkan melalui cerobong yang akhirnya sampai ke awan untuk menghambat terbentuknya awan hujan," katanya.
Ia mengatakan alat ini sebelumnya pernah digunakan untuk merekayasa hujan di kawasan Jabodetabek dan saat itu tingkat akurasinya mencapai 30 persen.
"Pemasangan di lereng Gunung Merapi ini sendiri berfungsi untuk mengelola hujan agar tidak turun terlalu deras yang dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin," katanya.
Joko mengatakan alat perekayasa cuaca ini rencananya akan di pasang di lima titik seperti aliran Sungai Kuning, bukit Turgo, Tritis dan dua lokasi di Kaliurang hingga 25 Maret.
"Kami harapkan alat ini dapat berfungsi optimal sehingga mampu mengendalikan curah hujan di puncak Gunung Merapi yang dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin di sejumlah sungai berhulu Gunung Merapi," katanya.
Ia mengatakan, pemasangan alat ini bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional guna mengurangi risiko bencana banjir lahar dingin.
(V001)
Pewarta :
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
