
SBY: "saya harus menghilang pelan-pelan"

Denpasar (Antara Jogja) - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dirinya harus "menghilang" pelan-pelan agar kader tidak bergantung pada figurnya.
"Saya harus 'menghilang' pelan-pelan atau 'fading away' karena kader tidak boleh hanya bergantung kepada sosok saya, sosok SBY," katanya dalam pidato pada penutupan Kongres Luar Biasa di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Sabtu malam.
SBY mengaku ingin fokus pada pemerintahan dibanding mengurusi partai.
"Rakyat harus berangkat dari 'platform idealisme', tidak boleh bergantung kepada sosok tertentu agar menjadi partai yang modern," katanya.
SBY terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat secara musyawarah dan mufakat.
Dia menyanggupi menerima jabatan tersebut dengan dua syarat, yakni harus ada ketua harian dan jabatan tersebut sifatnya hanya sementara untuk penyelamatan partai menjelang Pemilu 2014.
Dia juga mengatakan hanya akan menjabat maksimal dua tahun, setelah masa bakti itu selesai, Partai Demokrat akan kembali menggelar kongres reguler lima tahunan.
(J010)
Pewarta : oleh Juwita Trisna Rahayu
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
