
GKM investasikan Rp100 miliar bangun Malioboro Hotel

Jogja (Antara Jogja) - PT Graha Kencana Megah menginvestasikan dana Rp100 miliar untuk membangun Malioboro Heritage Hotel di kawasan Ketandan, Jalan Malioboro Yogyakarta.
"Malioboro Heritage Hotel (MHH) merupakan bangunan hotel yang berkonsep `condotel`, dan direncanakan mampu menjadi salah satu tempat hunian atau akomodasi yang nyaman bagi wisatawan," kata Direktur Utama Graha Kencana Megah (GKM) Sugeng Nugroho di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, pembangunan hotel di Ketandan, Jalan Malioboro dengan pertimbangan kawasan itu merupakan kantong utama wisatawan di Yogyakarta. Selain lokasinya yang strategis, kawasan itu memiliki nilai sejarah, dan budaya, yang prestisius bagi Yogyakarta.
Di kawasan Malioboro, kata dia, banyak terdapat daya tarik wisata sejarah dan budaya, seperti Benteng Vredeburg, Keraton Yogyakarta, sejumlah bangunan lama, dan citra kawasan yang spesifik yang merepresentasikan "culture" historis Yogyakarta dari masa ke masa.
"Kedekatan dengan berbagai daya tarik wisata itu merupakan nilai keunggulan yang dimiliki hotel tersebut. Saat ini Malioboro tumbuh sebagai kawasan bisnis dan wisata yang strategis," katanya.
Ia mengatakan penamaan hotel itu terkait erat dengan kedudukan Malioboro yang telah tumbuh sebagai kawasan bisnis dan perdagangan sejak zaman penjajahan Belanda.
"Hotel itu dibangun dengan lebih dari 200 kamar, berstandar hotel bintang tiga, dan berlantai tujuh yang dilengkapi dengan fasilitas konvensi dan kolam renang," katanya.
Menurut dia, hotel itu berkonsep arsitektur yang bernuansa "fusion" modern dengan sentuhan unsur "chinese" sesuai dengan lokasinya Ketandan sebagai "Mini China Town" di Yogyakarta.
Hotel itu, kata dia, dibangun di atas lahan seluas 3.100 meter persegi dan direncanakan pada 2015 bisa dioperasionalkan.
"Hotel itu ke depan diharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas akomodasi yang nyaman bagi wisatawan dan meningkatkan daya tarik Yogyakarta khususnya kawasan Ketandan Malioboro sebagai tempat tujuan wisata. Selain itu juga mampu memberikan manfaat secara luas bagi segenap masyarakat Yogyakarta," kata Sugeng.
Komisaris GKM Slamet Setyabudi mengatakan, hotel itu merupakan gagasan dari GKM Land yang sebelumnya telah sukses dengan beberapa proyek gedung di antaranya GKM Green Tower di Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan.
"Pembangunan MHH juga melibatkan sejumlah mitra kerja lokal yang mencakup perencanaan, perizinan hingga `supporting materials` untuk mendukung proses pembangunan hotel tersebut," katanya.
(B015)
Pewarta : Oleh Bambang Sutopo Hadi
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
