Logo Header Antaranews Jogja

Bantul siapkan atraksi wisata selama libur sekolah

Rabu, 22 Mei 2013 22:22 WIB
Image Print
Kesenian tradisional "jatilan" menjadi salah satu hiburan bagi wisatawan yang mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta(Foto visiting-kulonprogo.blogspot.com)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan sejumlah atraksi wisata di sejumlah tempat wisata untuk menyambut pengunjung saat masa libur sekolah pada Juni mendatang.

"Agenda yang disiapkan untuk bulan Juni nanti di antaranya `pehcun`, kemudian festival layang-layang naga yang direncanakan ada pemecahan rekor," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul Bambang Legowo, Rabu.

Menurut dia, sejumlah `even` lainnya seperti kesenian tradisional dan pentas musik juga siap digelar pada Sabtu dan Minggu di sejumlah objek wisata unggulan, terutama kawasan pantai.

"Kebetulan sejumlah tradisi daerah juga dijadwalkan digelar pada Juni nanti, seperti labuhan `jaladri`, dan labuhan keraton, kami harapkan sejumlah kegiatan tersebut dapat menyemarakkan libur panjang saat libur sekolah," katanya.

Ia mengatakan, dari semua objek wisata di Bantul yang sudah dikenakan tarif retribusi pengunjung ditargetkan dapat menyumbang ke pendadapatan asli daerah (PAD) setempat sebesar Rp1 miliar selama Juni 2013.

Menurut dia, meski belum begitu signifikan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, namun wisatawan dari kalangan pelajar sudah mulai terlihat sejak beberapa minggu terakhir usai pelaksanaan ujian nasional.

"Secara resmi libur sekolah memang belum datang, namun pengunjung sudah terlihat ada peningkatan. Pada hari biasa bisa mendapatkan retribusi sebesar Rp20 juta hingga Rp25 juta, sementara pada Sabtu-Minggu mencapai Rp50 juta per hari," katanya.

Namun, kata dia, diprediksikan pada Juni nanti jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bantul semakin meningkat, karena tidak menutup kemungkinan daerah ini akan menjadi tujuan wisata pelajar dari sejumlah daerah.

"Kami menargetkan PAD pariwisata di semua objek wisata hingga akhir Juni nanti bisa mencapai Rp4 miliar lebih. Sementara PAD yang ditargetkan hingga akhir tahun sebesar Rp8,5 miliar," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026