Logo Header Antaranews Jogja

LG targetkan penjualan AC SCH 200 unit

Selasa, 4 Juni 2013 22:38 WIB
Image Print
PT LG Electronics Indonesia (Foto bulletinmetropolis.com)

Jogja (Antara Jogja) - PT LG Electronics Indonesia menargetkan penjualan produk pendingin ruangan AC Skin Care Hybrid di Yogyakarta sebanyak 200 unit per bulan pada 2013.

"Dengan target penjualan sebanyak itu kami juga menargetkan pangsa pasar AC Skin Care Hybrid (SCH) di Yogyakarta sebesar 33 persen," kata Sales Head Branch Yogyakarta LG Electronics Indonesia, Yoga Priya Artanto di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia saat mengenalkan AC SCH, produk pendingin ruangan terbaru LG itu merupakan pilihan tepat bagi gaya hidup modern yang peduli lingkungan.

"Pengguna AC itu akan dapat menjaga kelembaban kulitnya, tetapi tetap hemat dalam konsumsi listrik. Kualitas udara baik, kulit terjaga kelembabannya, dan tetap menghemat listrik merupakan tawaran dari produk pendingin ruangan yang belum pernah ada sebelumnya," katanya.

Product Marketing AC LG Electronics Indonesia, Eddy Darmawan mengatakan, AC tersebut menjadi representasi dari puncak keunggulan produk pendingin ruangan yang pernah ada sampai saat ini.

"Kolaborasi keunggulan dua teknologi utama pada pendingin ruangan, memungkinkan seluruh manfaat baik kini dapat dinikmati hanya dengan satu perangkat," katanya.

Menurut dia, teknologi hybrid merupakan inovasi yang memungkinkan pengoperasian sebuah produk pendingin ruangan dalam tiga opsi konsumsi listrik. Pilihan itu menyesuaikan dengan temperatur lingkungan sekitar dan beban ruangan.

"Tiga opsi itu adalah normal (N), rendah (L), dan lebih rendah (LL). Jika temperatur lingkungan sekitar ruang cenderung sangat panas atau dalam kondisi sedang dihuni banyak orang, pengguna dapat memilih pengoperasian pada tingkat normal," katanya.

Namun, jika waktu beranjak sore atau kondisi ruangan hanya berisi sekitar tiga sampai lima orang, pengguna dapat mengaktifkan program rendah (L). Pada tingkatan itu kebutuhan konsumsi listrik hanya 75 persen berbanding penggunaan pada tingkatan normal (N).

Ia mengatakan, untuk pemakaian pada malam atau saat temperatur lingkungan sekitar ruang cenderung sejuk atau hanya untuk penggunaan satu sampai dua orang, opsi memangkas konsumsi listrik lebih rendah lagi akan didapat hanya dengan mengaktifkan program lebih rendah (LL).

"Pilihan itu akan membuat konsumsi listrik 50 persen lebih rendah dibanding penggunaan pada tingkatan normal (N). Teknologi itu memberi makna baru dalam produk pendingin ruangan hemat energi," katanya.

Selain itu, AC tersebut juga dilengkapi fitur menjaga kelembaban kulit yang merupakan inovasi mutakhir pada produk pendingin ruangan milik LG. Fitur itu bekerja dengan adanya teknologi ionizer.

"Teknologi ionizer membuat AC tersebut bekerja menghasilkan ion positif dan negatif dalam jumlah besar yang akan menempel pada permukaan kulit penggunanya. Hasilnya, tingkat kelembaban kulit akan terpelihara," katanya.

(B015)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026