
KPID: program siaran televisi dengan kearifan lokal

Jogja (Antara Jogja) - Program siaran televisi dan radio di Daerah Istimewa Yogyakarta hendaknya dengan mengedepankan kearifan lokal, sehingga diharapkan mampu mencerminkan keadaaan kehidupan masyarakat daerah ini.
Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ki Bambang Widodo di Yogyakarta, Minggu, mengatakan mengedepankan kearifan lokal dalam program siaran tersebut sesuai dengan budaya masyarakat Yogyakarta.
"Apalagi sebagai kota budaya, Yogyakarta memiliki ciri khas masyarakatnya yang berupaya melestarikan kebudayaannya," katanya.
Untuk itu, kata dia, masyarakat setempat akan lebih cenderung membutuhkan informasi yang selalu terkait dengan kehidupan kebudayaan setempat.
Menurut dia, jika mencermati kehidupan masyarakat daerah ini dengan melihat fakta tersebut, sudah seharusnya program siaran televisi maupun radio harus yang dibutuhkan, dan sesuai dengan kehidupan masyarakat daerah ini.
"Dengan kondisi masyarakat Yogyakarta, maka program siaran harus mengagendakan kearifan lokal, dan hendaknya jangan menyuguhkan tayangan atau siaran yang menyesatkan masyarakat setempat," kata Ki Bambang Widodo.
Ia mengangankan agar program siaran radio maupun televisi di daerah ini juga mengedepankan isu-isu yang memiliki karakter kebangsaan, terutama tayangan yang menonjolkan kesatuan dan persatuan seluruh elemen Bangsa Indonesia.
"Dengan demikian, program siaran televisi dan radio di daerah ini akan mampu menjadi media yang membantu terwujudnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia," katanya.
(H008)
Pewarta : Oleh Heru Jarot Cahyono
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
