Logo Header Antaranews Jogja

Bantul targetkan pendapatan pariwisata Rp1 miliar

Minggu, 11 Agustus 2013 08:33 WIB
Image Print
Wisatawan pantai parangtritis, ilustrasi (parangtritis)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan pendapatan dari penarikan retribusi pariwisata di semua objek wisata selama liburan Lebaran 2013 sebesar Rp1 miliar.

"Kami targetkan pendapatan pariwisata selama masa libur Idulfitri 1434 Hijriah sebesar Rp1 miliar atau minimal per hari rata-rata sebesar Rp100 juta," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul Bamban Legowo, Minggu.

Menurut dia, target pendapatan dari penarikan retribusi pengunjung tersebut terhitung mulai H+ Lebaran hingga berakhirnya liburan Idulfitri 1434 Hijriah dalam sepekan lebih untuk semua objek wisata andalan, baik pantai selatan maupun wisata alam lainnya di Bantul.

"Meskipun berat karena libur efektif pegawai negeri sipil (PNS) sampai 11 Agustus, kami optimistis karena masih ada libur anak sekolah hingga 18 Agustus mendatang dan akan mengunjungi objek wisata," katanya.

Ia mengatakan, untuk meningkatkan daya tarik selama masa libur Lebaran mulai 10--18 Agustus ini secara berturut setiap hari digelar kesenian di kawasan Pantai Parangtritis, di antaranya musik elekton, campursari, dan musik bambu.

Di pantai lainnya, seperti di Pantai Baru Pandansimo, Pantai Gua Cemara, dan Pantai Kuwaru, kata dia, pada saat yang sama juga digelar pentas musik elekton dan campur sari secara berturut-turut selama beberapa hari.

"Gelar kesenian ini kami koordinasi dengan masyarakat setempat yang sudah siap menerima kunjungan wisatawan. Diharapkan selain dapat menghibur juga meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata," katanya.

Menurut dia, untuk meningkatkan pelayanan dan keamaan kepada pengunjung, pihaknya mengerahkan sebanyak 100 personel ditambah bantuan dari polairud, polres, polsek, dan koramil serta Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul.

"Mereka bertugas di tempat pemungutan retribusi (TPR) Parangtritis 75 orang dan Pantai Depok 15 orang, sementara di objek wisata pantai lainnya rata-rata tujuh sampai sembilan orang yang disiagakan," katanya.

Ia mengatakan, untuk mengupayakan kenyamanan kepada pengunjung, pihaknya juga menambah peralatan berupa tiga buah motor penggangkut roda tiga untuk mengangkut sampah wisatawan serta pengadaan peralatan kebersihan lainnya.

"Untuk keamanan dari kecelakaan laut, selain mengoptimalkan pengawasan dari anggota SAR pantai, kami juga siapkan papan larangan mandi di laut, termasuk adanya ancaman ubur-ubur beracun di pantai," katanya.
(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026