Logo Header Antaranews Jogja

BNNP DIY bentuk kader antinarkoba perusahaan

Selasa, 27 Agustus 2013 15:33 WIB
Image Print
Kantor BNNP DIY (Foto kotajogja.com)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta membentuk kader antinarkoba di sejumlah perusahaan di daerah setempat, Selasa, untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Kami harap dangan pembentukan kader-kader ini minimal masing-masing perusahaan bisa berdaya memerangi serta mencegah peredaran narkoba di lingkungan perusahaan sendiri," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Budiharso di sela-sela pelatihan kader pekerkja antinarkoba di Yogyakarta, Selasa.

Menurut Budiharso, pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan perusahaan juga memiliki keterkaitan langsung dengan efektivitas serta produktivitas kerja dalam perusahaan itu sendiri.

"Munculnya peredaran narkoba dalam perusahaan juga dapat menjadi sarana untuk menghancurkan sebuah perusahaan sebab produktivitas pekerja yang menggunakan narkoba akan terganggu dan melemah. Oleh sebab itu, ini selayaknya menjadi kebutuhan perusahaan sendiri untuk melakukan pencegahan," katanya.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011 terkait pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan Pemberantas Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), fokus penjaringan kader terhadap karyawan perusahaan adalah untuk menjadikan pekerja memiliki pola pikir, sikap dan keterampilan menolak penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Lebih jauh Budiharso mengatakan bahwa upaya peningkatan kesadaran para karyawan perusahaan itu juga bertujuan untuk mendukung target DIY bebas narkoba pada 2015.

"Bebas narkoba memang bukan berarti hilang sama sekali. Namun paling tidak pada 2015 grafik pengguna narkoba yang sebelumnya meningkat menjadi menurun," katanya.

Peserta yang hadir dalam pelatihan dan pembentukan kader tersebut terdiri atas perwakilan dari beberapa perusahaan swasta di DIY antara lain PT Sport Gloves Indonesia, PT Mataram Tunggal Garmen, PT Primisima, PT GE lighting, PT Adi Satria Abadi, PT Budi Makmur, serta PT Mega Andalan Kalasan.

(KR-LQH)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026