
Daop VI siapkan dua KA tambahan

Yogyakarta (Antara Jogja) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VI Yogyakarta menyiapkan dua rangkaian kereta tambahan tujuan Jakarta yang akan diberangkatkan pada akhir pekan untuk memenuhi permintaan dari penumpang.
"Animo masyarakat masih tinggi sehingga kami menyiapkan dua rangkaian kereta fakultatif yang akan diberangkatkan dari Solo Balapan menuju Jakarta Gambir pada akhir pekan ini," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta Sumarsono di Yogyakarta, Kamis.
Kereta tambahan tersebut adalah Argo Lawu Fakultatif yang akan diberangkatkan pada Jumat (30/8) dan Argo Dwipangga Fakultatif yang akan diberangkatkan pada Minggu, 1 September.
Argo Lawu Fakultatif akan diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan pada pukul 10.00 WIB dan berhenti di beberapa stasiun Daop VI seperti Klaten dan Stasiun Tugu. Dari Klaten, kereta akan berangkat pukul 10.26 WIB dan Stasiun Tugu berangkat pukul 10.56 WIB.
Sedangkan Argo Dwipangga Fakultatif akan diberangkatkan pada pukul 22.20 WIB dari Stasiun Solo Balapan, dari Klaten pada pukul 22.49 WIB dan Stasiun Tugu pada pukul 23.20 WIB.
Masing-masing kereta tersebut memiliki kapasitas 350 tempat duduk, dan tiket dijual dengan harga Rp380.000 per penumpang.
Tiket untuk kereta tersebut bisa diperoleh oleh penumpang melalui reservasi di stasiun online, atau di agen resmi penjualan tiket kereta api, pemesanan online serta pemesanan dari aplikasi di perangkat "smartphone" Blackberry.
PT KAI baru saja meluncurkan aplikasi Blackberry bernama "Kereta Api Indonesia" yang dapat dimanfaatkan untuk pembelian tiket sehingga masyarakat tidak lagi perlu mengantre di loket penjualan.
Aplikasi tersebut memungkinkan calon penumpang melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan H-2 hingga H-90, penumpang bisa memilih tempat duduk sendiri, pengingat untuk batas waktu pembayaran tiket yang sudah dipesan, pembayaran pun bisa dilakukan di minimarket atau ATM.
"Kesesuaian nama penumpang di tiket dengan identitas penumpang juga harus tetap diperhatikan. Jangan sampai nama penumpang di tiket dan identitas berbeda, karena penumpang bisa tidak diberangkatkan," katanya.
PT KAI juga akan segera mengembangkan fitur lainnya seperti perluasan channel pembyaran, info kedatangan dan keberangkatan kereta, pemesanan menu makanan di kereta, relasi kereta dan informasi terbaru tentang PT KAI.
(E013)
Pewarta : Oleh Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
