
APBD Perubahan Bantul 2013 ditetapkan melalui `voting`

Bantul (Antara Jogja) - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 2013 ditetapkan melalui `voting` atau suara terbanyak dalam rapat paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat Jumat sore.
Ketua DPRD Bantul, Tustiyani saat memimpin rapat paripurna, Jumat mengatakan pengambilan keputusan melalui `voting` untuk penetapan APBD Perubahan 2013 itu karena muncul dua opsi yang ditawarkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD setelah melalui pembahasan alot.
Opsi yang pertama yaitu APBD Perubahan sesuai dengan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA PPAS) yakni belanja hibah sebesar Rp15,9 miliar, bantuan sosial (bansos) Rp4,5 miliar dan belanja langsung Rp33,4 miliar.
Selanjutnya opsi dua, APBD Perubahan dengan catatan belanja hibah bertambah menjadi sebesar Rp28,4 miliar, bansos sebesar Rp24,6 miliar dan belanja langsung bertambah sebesar Rp13,8 miliar.
Tustiyani mengatakan berdasarkan hasil voting, opsi pertama atau APBD Perubahan 2013 tidak ada tambahan bansos dan hibah memperoleh suara sebanyak 22 dari sebanyak 39 anggota yang hadir dalam rapat paripurna DPRD Bantul.
Anggota DPRD yang setuju opsi pertama itu berasal dari fraksi Kebangkitan Bangsa, fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Demokrat dan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sementara itu, 17 anggota DPRD yang setuju opsi kedua atau anggaran bertambah yaitu berasal dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan fraksi Golongan Karya (Golkar).
"Dengan demikian maka rapat paripurna pengambilan keputusan APBD Perubahan 2013 ditetapkan sesuai opsi pertama, mohon persetujuan teman-teman anggota DPRD," kata politisi dari PDI Perjuangan ini.
Sebelumnya, dua kali rapat paripurna DPRD yang dijadwalkan dengan agenda penetapan APBD Perubahan 2013 tertunda karena alotnya pembahasan di Badan Anggaran DPRD sehingga belum menemukan titik temu yang disepakati.
APBD Perubahan 2013 sedianya dijadwalkan diketok pada 20 September, namun ditunda karena belum selesai dibahas di Badan Anggaran, kemudian digelar pada 25 September dan kembali tertunda, sehingga paripurna Jumat ini merupakan rapat ketiga.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
