
6.000 DPT NIK invalid DIY belum terkoreksi

Bantul (Antara Jogja) - Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan sekitar enam ribuan dari sebanyak 31.190 pemilih dalam daftar pemilih tetap yang nomor induk kependudukan invalid sampai awal pekan ini belum terkoreksi.
"Angka pemilih NIK invalid di DIY sebanyak 31.190 pemilih, sementara dari koordinasi terakhir 24 November sudah ditemukan 25 ribu sekian, sehingga tinggal enam ribuan yang belum terkoreksi," kata Komisioner KPU DIY, Nur Huri Mustofa, Selasa.
Menurut dia, daftar pemilih tetap (DIY) yang ditetapkan KPU DIY awal November lalu sebanyak 2.731.882 pemilih, sehingga jika diprosentasekan masih terdapat sekitar 0,2 persen pemilih yang NIK-nya invalid.
"Pemilih yang NIK-nya invalid itu sebagian besar terdapat di Kabupaten Bantul sekitar dua ribuan, kemudian di Kabupaten Gunung Kidul dan Sleman, kalau di Kota Yogyakarta sudah `clear` tidak ada satupun pemilih yang NIK-nya masih invalid," katanya.
Mantan komisioner KPU Bantul ini mengatakan, dalam proses perbaikan DPT NIK invalid, KPU kabupatan/kota berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukdapil) setempat, sehingga jika pemilih tidak mempunyai NIK selanjutnya bisa diproses NIK-nya.
"Permasalahan DPT dengan NIK invalid di DIY ini bervariasi ya, ada yang memang pemilih tidak mempunyai NIK sama sekali, sehingga ketika tidak punya ya KPU koordinasi dengan Disdukcapil, dan nanti akan dibuatkan NIK," katanya.
Menurut dia, tahapan perbaikan DPT NIK invalid sampai akhir November untuk tingkat KPU kabupaten, sementara di KPU DIY hingga 2 Desember sebelum direkapitulasi dan diserahkan ke KPU Pusat yang kemudian diplenokan pada 4 Desember.
Sementara itu, Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara mengatakan, dari hasil rekapitulasi verifikasi KPU ada sebanyak 3.523 pemilih di Bantul yang NIK-nya invalid, dari sekian itu ada 731 pemilih yang telah terindentifikasi oleh Disdukcapil setempat.
"Setelah diverifikasi Disdukcapil masih ada sebanyak 2.792 pemilih yang NIK-nya invalid, dengan begitu jika diprosentasekan dari total DPT Bantul sebanyak 718.009 pemilih, pemilik NIK invalid Bantul sekitar 0,4 persen," katanya.
(T.KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
