
135 atlet ikuti panjat tebing junior Asia

Surabaya (Antara Jogja) - Sebanyak 135 atlet yang berasal dari 11 negara, termasuk tuan rumah Indonesia, akan ambil bagian pada kejuaraan panjat tebing internasional "Asian Youth Championship 2013" di Surabaya, 12-14 Desember.
Direktur Kompetisi Asian Youth Championship (AYC), Larasanto, ketika dihubungi di Surabaya, Selasa, mengatakan ke-11 negara yang memastikan ikut masing-masing Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, China, Jepang, Kazakhstan, Hong Kong, Taiwan, dan India.
"Sebagian besar peserta sudah berdatangan di Surabaya, tinggal menunggu kehadiran atlet Singapura dan Thailand yang dijadwalkan tiba pada Rabu (11/12)," katanya.
Dalam kejuaraan ini, tuan rumah Indonesia menurunkan sebanyak 24 atlet, masing-masing 12 putra dan 12 putri, hasil seleksi dari kejuaraan nasional junior di Mataram, NTB, beberapa waktu lalu.
Mereka berasal dari beberapa daerah, yakni Kalimantan Timur, Jawa Timur, Bali, Jambi, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.
Larasanto menjelaskan kejuaraan ini akan melombakan dua nomor yakni lead (rintisan) dan speed (kecepatan), yang terbagi dalam tiga kelompok umur, yakni Youth A (14-16 tahun), Youth B (16-17 tahun) dan Junior (17-18 tahun).
"Secara keseluruhan ada 12 medali emas yang diperebutkan dari dua nomor tersebut. Perebutan medali emas sudah dimulai sejak perlombaan hari pertama," katanya.
Menurut Larasanto, peluang Indonesia untuk menjadi juara umum kejuaraan Asia ini cukup terbuka, namun persaingan dari atlet-atlet negara lain juga cukup ketat.
"Atlet Indonesia akan turun di semua nomor dan kelompok umur. Mereka merupakan atlet-atlet junior terbaik yang diseleksi oleh PP FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia)," ujar Larasanto.
Guna mengantisipasi turunnya hujan yang bisa menghambat jalannya perlombaan, panitia menempatkan kejuaraan ini di arena panjat tebing tertutup "Class 5 Recreational Climbing Center" di kompleks Graha Family Surabaya.
Secara terpisah, pelatih panjat tebing Jatim Dhanu Iswara berharap lima atlet Jatim yang tergabung dalam tim Indonesia mampu menyumbangkan medali emas pada kejuaraan tersebut.
"Kelima atlet Jatim tersebut merupakan hasil regenerasi yang memang sedang kami siapkan untuk PON 2016. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal, meskipun baru pertama kali berlaga di ajang internasional," katanya.
(D010)
Pewarta : Oleh Didik Kusbiantoro
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
