
DPK Kulon Progo capai 262 pemilih

Kulon Progo (Antara Jogja) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat jumlah daftar pemilih khusus di daerah ini mencapai 262 pemilih.
Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kulon Progo Panggih Widodo di Kulon Progo, Selasa, mengatakan daftar pemilih khusus tidak masuk dalam daftar pemilih tetap.
"Setelah dilakukan validasi nomor induk kendudukan, dari 262 pemilih hanya 138 yang diterima sistem data pemilih. Sisanya, pemilih ganda antarkabupaten dan antarprovinsi," kata dia.
Pendaftaran DPK, kata Panggih, masih akan dilakukan hingga 14 hari sebelum pencoblosan atau 25 Maret 2014. Kalau masih ada warga yang belum terdaftar dalam DPT dan DPK, maka masyarakat akan masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTB).
"Silakan masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih langsung mendatangi panitia pemungutan suara (PPS) di setiap desa, atau PPK dan KPU dengan membawa identitas sah seperti paspor, KTP atau tanda pengenal yang dikeluarkan intansi berwenang," kata dia.
Ketua KPU Kulon Progo Muh Isnaini mengatakan jumlah DPT Kulon Progo per 18 Januari 2014 sebanyak 334.270 pemilih yang terdiri atas 161.884 laki-laki dan 172.386 perempuan.
"Jumlah DPT per 18 Januari mengalami penuruna 721 pemilih dari 334.386 pemilih per 30 November 2013," kata Isnaini.
Ia mengatakan penghapusan DPT 721 pemilih ini karena tidak memenuhi syarat yakni meninggal dunia, menjadi TNI/Polri, belum cukup umur, tidak dikenal dan ganda.
Dia mengatakan dari hasil validasi DPT, jumlah DPT yang meninggal dunia 403 orang, TNI/Polri tiga orang, belum cukup umur satu orang, tidak dikenal enam orang, pindah tempat tinggal 112 orang dan ganda 196 orang.
"Jumlah DPT masih bisa berubah. Bagi masyarakat yang belum di DPT dan DPK, masih bisa mendaftarkan diri sebagai DPTB," katanya.
Isnaini mengatakan bagi masyarakat yang belum terdaftar akan masuk dalam DPK yang pendaftarannya akan tetap dilaksanakan hingga 14 hari sebelum pencoblosan.
"Saat ini, kami juga sedang melaksanakan tahapan-tahapan pemilu selanjutnya seperti kegiatan sosialisasi, logistik pemilu, dan pembentukan KPPS," katanya.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
