
Perguruan tinggi dituntut mampu respons dunia kerja

Jogja (Antara Jogja) - Perguruan tinggi dituntut mampu menawarkan metode pembelajaran yang dapat merespons kebutuhan dunia kerja pada era persaingan yang semakin ketat, kata Ketua Program Diploma Tiga Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Nur Fauziah.
"Pembelajaran tidak hanya bertumpu pada penguasaan teoritis, tetapi juga bagaimana mengarahkan para lulusan agar menguasai keterampilan teknis ketika terjun di dunia kerja," katanya di Yogyakarta, Kamis.
Dengan demikian, katanya di hadapan para peserta studi banding yang berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas Bandung, para lulusan dapat dengan percaya diri melangkah dalam persaingan kelak.
"Hal itu yang selalu ditawarkan oleh Program Diploma (D-3) Fakultas Ekonomi UII kepada para mahasiswanya. Selain menawarkan keunggulan akademis, D-3 Fakultas Ekonomi UII juga dikenal `concern` dalam membekali para lulusannya dengan berbagai keterampilan penunjang," katanya.
Menurut dia, hal itu sangat memungkinkan dengan keberadaan staf pengajar yang terdiri atas para praktisi dan dukungan sarana laboratorium bisnis yang lengkap.
"Dengan keunggulan yang kami miliki itu telah menarik minat akademisi dari kampus lain maupun siswa SMA untuk belajar dan bertukar ilmu dengan D-3 Ekonomi UII," katanya.
Ia mengatakan salah satu keunggulan itu adalah Program Studi D-3 Keuangan Perbankan UII yang telah terakreditasi A di mana belum banyak program studi di kampus lain yang berhasil mengantongi akreditasi serupa.
"Selain itu, kami juga selalu tekankan agar mahasiswa D-3 Ekonomi UII kaya dengan penguasaan `softskill` sehingga tidak gagap di dunia kerja. Hal itu ditunjang dengan adanya laboratorium yang modern dan pengajar yang terdiri atas praktisi," katanya.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika jumlah mahasiswa pada program tersebut terus meningkat setiap tahun.
"Kami juga rutin menjalin silaturahmi dengan para alumni D-3 Ekonomi UII yang telah sukses berkarir di dunia kerja. Keberadaan alumni sangat membantu mahasiswa untuk mengikuti magang di berbagai perusahaan," katanya.
(B015)
Pewarta : Oleh Bambang Sutopo Hadi
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
