
Polres Kulon Progo dirikan lima pos pengamanan

Kulon Progo (Antara Jogja) - Kepolisian Resor Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendirikan lima pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Progo 2014 pada Lebaran 1435 Hijriah.
Kapolres Kulon Progo AKBP Johanes Setiawan di Kulon Progo, Senin mengatakan pos pengamanan (pospam) itu didirikan di Demen (Temon), Pantai Glagah (Temon), Terminal Wates, Stasiun Wates, dan Simpang Tiga Ngeseng Sentolo, serta satu pos pantau di perbatasan Kulon Progo-Magelang tepatnya di Kecamatan Kalibawang.
"Setiap pospam ditempatkan 29-30 personel gabungan dari TNI, Pospol, Dishubkominfo. Total personel yang diterjunkan pada Operasi Ketupat Progro 2014 sebanyak 489 personel," kata Setiawan.
Ia mengatakan operasi ketupat akan dilaksanakan mulai malam ini, dan operasional dari 22 Juli hingga 6 Agustus atau selama 16 hari.
Sedangkan untuk mengantisipasi maraknya aksi kriminalitas selama operasi ketupat progo, kata Setiawan, petugas akan melakukan patroli secara rutin, khususnya di perumahan yang ditinggal pemudik.
"Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan antisipasi macet selama mudik, kami telah mendapat bantuan sepeda motor dari Mabes Polri sebanyak 20 unit," kata Setiawan.
Kasat Lantas Polres Kulon Progo AKP Supriantoro mengatakan setiap pospam memiliki tugas masing-masing tempat. Pospam Demen (Temon) mengampu wilayah perbatasan Purworejo-Wates yakni mulai pertigaan Siluwok sampai Jangkaran. Pospam Terminal Wates mengampu dari Toyan sampai Milir, dan Pospam Ngeseng mengampu Tugu Potelot hingga Jembatan Bantar.
Sementara itu, titik-titik rawan kemacetan, yakni dari simpang tiga Toyan sampai simpang lima Karangnongko.
"Petugas akan melakukan rekayasa pengaturan lalu lintas apabila terjadi kemacetan panjang," katanya.
Supriantoro mengatakan sepanjang jalur Purworejo-Yogyakarta, khususnya di Kulon Pogo rawan kecelakaan karena jalannya sudah bagus, sehingga pengemudi mengemudikan kendaraan dengan kencang.
"Selain itu, ada proyek pembangunan jembatan di sepanjang Toyan-Demen sehingga pemudik harus lebih hati-hati," katanya.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
