
DIY gencarkan program Gerbang Patas

Jogja (Antara Jogja) - Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta akan kembali menggencarkan program Gerakan Pengembangan dan Pemanfaatan Pakan Berkualitas (Gerbang Patas) kepada para peternak sapi guna meningkatkan ketersediaan hijauan pakan ternak.
"Program ini akan membantu menekan biaya penyediaan pakan ternak tanpa mengurangi mutu pakan," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) Daerah Istimewa Yogyakarta Sutarno di Yogyakarta, Sabtu.
Dia mengatakan selama ini biaya produksi peternakan sapi sekitar 50 persen dialokasikan untuk mencukupi pakan ternak, sehingga diperlukan upaya efisiensi dengan memanfaatkan lahan-lahan marginal milik masyarakat.
Di samping untuk mendapatkan pakan ternak berkualitas dan terjangkau, melalui Gerbang Patas itu, menurut dia, persoalan ketersediaan pakan ternak untuk mencukupi seluruh populasi sapi di DIY dapat teratasi.
"Ketersediaan pakan ternak patut menjadi perhatian seiring makin berkurangnya lahan tanam sehingga dengan pakan yang memadai, diharapkan semakin mendorong produktivitas sapi," kata dia.
Menurut dia, kebutuhan lahan tanam pakan ternak untuk mencukupi pakan seluruh populasi sapi di DIY diperkirakan mencapai 100.000 hingga 200.000 hektare. Sementara lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi lahan nonpertanian di DIY per tahun rata-rata mencapai 200 hektare. "Dengan demikian peternak umumnya hanya kebagian lahan yang kering untuk menanam pakan ternak," kata dia.
Program Gerbang Patas tersebut telah dicanangkan sejak 2013 oleh pemerintahan sebelumnya yang diperuntukkan bagi 25 kelompok peternak sapi yang tersebar di lima kabupaten/kota di DIY.
Melalui Program Gerbang Patas itu, masing-masing kelompok akan diberikan bimbingan mengenai teknik penanaman hijauan pakan ternak (HPT). "Juga mendapatkan bantuan beberapa peralatan tanam, serta bibit hijauan pakan ternak," kata dia.
Dia menyebutkan pada awal 2015 populasi sapi di tingkat peternak berjumlah 302.508 ekor, dengan sebaran 369 ekor sapi di Kota Yogyakarta, 53.080 ekor di Kabupaten Bantul, 48.410 ekor di Kulon Progo, 147.974 ekor di Gunung Kidul, dan 52.675 ekor di Sleman.
(L007)
Pewarta : Oleh Luqman Hakim
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
