Logo Header Antaranews Jogja

Pelaku wisata di Sleman diharapkan berkolaborasi

Jumat, 5 Juni 2015 20:57 WIB
Image Print
Desa Wisata Gamplong (Foto jogja.antaranews.com))

Sleman (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berharap para pelaku jasa pariwisata di wilayah setempat dapat berkolaborasi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"Saat ini banyak muncul objek-objek wisata di Kabupaten Sleman. Dengan semakin banyaknya pilihan yang ditawarkan tersebut, diharapkan para pelaku wisata bisa berkolaborasi untuk menarik kunjungan wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Jumat.

Menurut dia, kemunculan berbagai objek wisata baru ini patut diapresiasi karena merupakan wujud suatu kreativitas warga dalam Sumber Daya Alam (SDA) yang terbatas, untuk meningkatkan perekonomiannya.

"Ini kreativitas masyarakat dalam pengemasan wisatanya. Namun dengan munculnya objek wisata baru ini pun akan menambah persaingan. Terutama dengan mereka yang sudah lama beroperasi," katanya.

Ia mengatakan, persaingan ini jika dilakukan dengan cara sehat, malah akan menjadi suatu daya dorong untuk meningkatkan pengunjungnya.

"Untuk itu para pelaku lintas objek wisata ini bisa saling berkolaborasi. Misalnya, dengan melakukan pertemuan dan berkoordinasi dengan membentuk suatu paket wisata atau yang lainnya," katanya.

Ayu mengatakan, antara satu objek wisata dengan yang lainnya juga pastinya berbeda apa yang ditawarkan oleh pengunjung. Misal saja, lava tour di Kinahrejo dengan adventure Sungai Gendol di Ngemplak.

"Yang ditonjolkan setiap objek wisata kan berbeda. Misal saja lava tour, yang menawarkan track-track bekas erupsi Merapi 2010. Berbeda dengan adventure Gendol yang menyusuri sungai," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga terus mendorong agar para pelaku wisata ini bisa melakukan kolaborasi tersebut. Diantaranya seperti menyediakan fasilitas gedung pertemuan.

"Kami terus mendorong agar mereka bisa saling berkomunikasi," katanya.

Beberapa objek wisata yang baru muncul di Kabupaten Sleman ini diantaranya seperti adventure susur Sungai Gendol di Ngemplak, kemudian Taman Breksi di Prambanan. Serta, satu lagi adalah wisata lava bantal yang berada di Berbah.

Para pelaku di objek wisata baru saat ini pun terus mengembangkan kreativitasnya. Misal saja di adventure gendol, yang juga sedang menjajaki track baru.

"Bisa juga ke warung kopi di Tugu Ambruk, Petung. Pengunjung bisa menikmati hasil kopi yang ditanam petani setempat. Dengan begitu, perekonomian petani kopi kan juga bertambah," kata salah satu pengelola adventure Sungai Gendol Nanang Setyoaji.

Hal yang sama juga dikatakan pelaku wisata di lava bantal, Berbah, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat Purnama mengatakan, akan ditambah juga alat-alat "flying fox" di dekat embung yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat magma purba tersebut.

"Selain bisa juga bermain air, ke depan tempat wisata alam ini juga akan ditambah beberapa peralatan untuk menambah minat pengunjung," katanya.

(V001)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026