Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab: kenaikan daging sapi karena tunda jual

Rabu, 19 Agustus 2015 20:30 WIB
Image Print
Harga daging sapi naik (foto ANTARA)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menduga kenaikan harga daging sapi di daerah ini dan daerah lain karena aksi penundaan jual sapi di tingkat peternak.

"Banyak peternak yang menahan sapinya untuk dijual menjelang Hari Raya Kurban sehingga pasokan saat ini agak berkurang dari biasanya," kata Penjabat Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (DKPP) Kulon Progo Sudarno di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan kenaikan harga daging sapi di pasar disebabkan kenaikan harga sapi potong. Setiap menjelang Lebaran Qurban, harga sapi potong terus naik seiring tingginya permintaan pasar.

"Kenaikan harga daging sapi maupun sapi potong di pasaran masih wajar. Kenaikan belum di atas 25 persen dan ketersediaan stok masih cukup," katanya.

Namun demikian, ia mengatakan DKPP Kulon Progo akan terus melakukan pemantauan ketersediaan sapi potong ditingkat peternak. Sehingga, bila ada kenaikan harga daging sapi langsung diketahui penyebabnya.

"Kami terus memperbaharui data populasi sapi ditingkat peternak. Kami juga memperhitungkan tingkat konsumsi daging sapi masyarakat Kulon Progo, sehingga bisa diketahui populasi sapi dengan tingkat konsumsi masyarakat," katanya.

Saat ini, kata dia, kecamatan dengan populasi sapi tertinggi yakni Sentolo, Pengasih, Wates dan Panjatan. Empat kecamatan tersebut merupakan sentra sapi di Kulon Progo.

Adapun polupasi sapi potong yang tersebar di 12 kecamatan Kabupaten Kulon Progo yakni Kecamatan Samigaluh populasi sapi potong sebanyak 2.204 ekor, Kalibawang sebanyak 3.382 ekor, Nanggulan sebanyak 3.637 ekor, Girimulyo 3.157 ekor dan Sentolo 6.044 ekor.

Kemudian, Kecamatan Pengasih 6.028 ekor, Kokap 2.332 ekor, Lendah 5.998 ekor, Temon 3.002 ekor, Wates 5.879 ekor, Panjatan 5.626 ekor, dan Galur 2.081 ekor.

"Total populasi sapi potong di Kulon Progo sebanyak 43.370 ekor," katanya.

Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan berdasarkan data Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) bahwa populasi sapi potong mencapai 49.370 ekor dengan mengahasilkan produk daging sebesar 526.498 kilogram.

"Kami terus mendorong populasi sapi potong supaya mampu mencukupi permintaan pasar dan kesejahteraan peternak juga meningkat," kata Sutedjo.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026