Logo Header Antaranews Jogja

Bantul Targetkan Kawasan Industri Serap Ribuan Pekerja

Selasa, 29 September 2015 09:29 WIB
Image Print
Kabupaten Bantul (Foto Istimewa)

Bantul (Antara Jogja - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan kawasan industri yang sedang disiapkan pemkab di Kecamatan Piyungan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja dari daerah setempat.

"Kawasan industri Piyungan diproyeksikan bisa mendorong berbagai kegiatan padat karya sehingga targetnya bisa menyerap puluhan ribu tenaga kerja terutama dari warga lokal," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Riyantono di Bantul, Selasa.

Menurut dia, total lahan yang disiapkan untuk kawasan industri Piyungan yang meliputi Desa Sitimulyo dan Srimulyo mencapai sekitar seratus hektare, dan sampai saat ini sudah berdiri sejumlah perusahaan dan pabrik dengan tenaga kerja ribuan orang.

Dengan demikian, kata dia, wilayah Bantul yang diperuntukkan bagi industri berpolutan tersebut bisa menampung investor yang akan mendirikan perusahaan yang pada suatu saatnya nanti bisa mengurangi angka pengangguran di Bantul.

"Kami juga tekankan bahwa kawasan industri Piyungan basisnya ramah lingkungan, karena pemerintah daerah juga memperhatikan dampak bagi lingkungannya," kata Toni sapaan akrab Sekda Bantul.

Ia mengatakan, adapun sistem perusahaan yang direncanakan akan menggunakan konsorsium dengan pengelolaan kawasan yang terpusat, dalam pengelolaannya pemda akan melibatkan pihak ketiga bisa dari swasta atau lembaga pemerintah.

"Sedangkan untuk kawasan industri menggunakan lahan kas desa, di mana perusahaan menyewa tanah selama 20 tahun dan bisa diperpanjang, intinya ada kesepakatan antara pihak pemerintah desa dan pengelola kawasan," kata dia.

Semetara itu, ia mengatakan, untuk tahapan persiapan kawasan industri Piyungan tahun ini sudah mulai melakukan penghitungan nilai aset lahan yang nantinya akan digunakan sebagai akses menuju kawasan industri untuk kemudian dibebaskan pada tahun APBD 2016.

"Kami sudah paparan dengan Pemda DIY, intinya DIY sepakat Piyungan untuk kawasan industri. Pada 2016 nanti kami usulkan anggaran pembebasan lahan untuk keluar masuk kawasan sekurang-kurangnya Rp5 miliar," katanya.

KR-HRI



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026