
Bantul pasang 16 kamera CCTV komplek Parasamya

Bantul, (Antara Jogja) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga kini telah memasang sebanyak 16 closed circuit television di komplek parasamya gedung perkantoran bupati dan wakil bupati setempat.
"Untuk pengamanan sudah maksimal, karena sejak kejadian pencurian awal 2015, sampai saat ini sudah ada 16 kamera CCTV yang terpasang di Parasamya," kata Kasi Ketertiban Umum dan ketenteraman Masyarakat, Satpol PP Bantul, Suparmadi di Bantul, Jumat.
Pernyataan itu menanggapi pertanyaan terkait keamanan komplek parasamya menyusul kasus pencurian barang berharga dan uang di Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Bantul, pada Jumat (2/9) siang.
Namun demikian, kata dia, diakui belasan atau perangkat yang berfungsi sebagai kamera pengintai yang dapat merekam gambar dan suara tersebut hanya di lorong-lorong saja guna merekam aktivitas tamu yang lewat di sekitar kamera.
"Kami punya CCTV, namun kalau (kamera pengintai) yang masuk ke ruangan dan di depan tangga memang belum ada," katanya.
Ia mengatakan, meski tidak terdapat kamera CCTV di titik tersebut, namun bukan berarti jadi kelemahan dalam pengawasan hingga terjadi pencurian, karena pencurian kemungkinan besar memanfaatkan kelemahan ketika ditinggal pegawai menjalankan Shalat Jumat.
Sementara itu, berdasarkan laporan, pencurian tersebut mengkibatkan kerugian mencapai Rp60 juta, sebab selain laptop dan handpone, dalam tas milik salah satu PNS yang diambil pencuri terdapat uang 2.800 Dolar Amerika atau jika dirupiahkan sekitar Rp46 juta.
"Saya sekitar jam 11.00 WIB keluar kantor untuk jemput anak sekolah, yang bapak-bapak Jumatan (shalat Jumat), kemudian yang lain ada yang jagong," kata salah satu staf Anggaran dan Akuntansi DPPKAD Bantul Yuanita.
Ia menceritakan, sepulang dari menjembut anak sekolah dirinya mengaku kaget karena saat membuka tas miliknya, HP dan dompet sudah tidak ada, dan kemudian menanyakan rekan satu ruangan dan setelah semua dicek, dua orang rekan juga barang-barangnya hilang.
"Yang paling banyak Mas Jugo (rekan pekerja), karena ada laptop, uang tunai dan dollar," katanya.
Saat ini kasus pencurian di komplek parasamya ini sudah ditangani Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bantul, dan petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian. ***2***
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
