Logo Header Antaranews Jogja

Museum Gunungapi Merapi diminati wisatawan

Kamis, 17 Desember 2015 19:51 WIB
Image Print
Museum Gunungapi Merapi (Foto antaranews.com)

Sleman, (Antara Jogja) - Objek wisata edukatif Museum Gunungapi Merapi di Dusun Banteng, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diminati kalangan wisatawan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Gunungapi Merapi (MGM) Suharno, Kamis, mengatakan pada 2014 sebanyak 150 ribu wisatawan mengunjungi museum ini.

"Pada 2015 sampai November sudah mencapai angka 180 ribu pengunjung. Setiap tahunnya selalu meningkat," katanya.

Menurut dia, pada 2015 ini ditargetkan jumlah pengunjung bisa mencapai 200 ribu orang.

"Momentum libur Natal dan Tahun Baru ini kami harapkan jumlah pengunjung semakin meningkat, sehingga target 200 ribu pengunjung dapat tercapai," katanya.

Ia mengatakan, dengan bertambahnya minat berwisata ke MGM ini, sarana maupun infrastruktur pendukung juga akan ditingkatkan.

"Beberapa pembenahan pun sudah dilakukan di 2015 ini. Diantaranya dengan pendirian kios-kios souvenir, tempat makan, pembuatan gasebo, serta kamar mandi. Untuk tahun depan, rencana kita akan lebih memperindang taman agar lebih bisa dinikmati pengunjung," katanya.

Suharno mengatakan, dengan penambahan sarana pendukung tersebut diharapkan pengunjung terutama anak-anak sekolah bisa lebih berminat lagi. Tertarik untuk kembali, belajar mengenai sifat maupun karakter gunung api.

"Belum seluruh sekolah di DIY juga yang berkunjung ke MGM. Jadi potensinya masih cukup tinggi," katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Disbudpar Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan direncanakan nantinya akan dioperasikan suatu transportasi khusus ke Kaliurang yang nantinya bisa melewati MGM.

"Rencana ini memang sudah menjadi wacana sejak lama. Kemungkinan 2016, sekarang masih dalam pembahasan," katanya.

Ia mengatakan, dengan adanya tambahan fasilitas transportasi ini, diharapkan objek-objek wisata di daerah Sleman utara bisa lebih menggeliat.

"Diantaranya seperti kawasan Kaliurang, maupun MGM," katanya.***1***

(V001)




Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026