Logo Header Antaranews Jogja

Relawan KRB Merapi rintis wisata budaya

Minggu, 6 Maret 2016 15:36 WIB
Image Print
Gunung Merapi (Foto Antara/Sigit Kurniawan)

Sleman, (Antara Jogja) - Relawan di Kawasan Rawan Bencana III Gunung Merapi di Desa Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisiatif untuk mengembangkan potensi lokalnya secara mandiri dengan membuat suatu cerita budaya yang bisa dijual ke wisatawan.

"Sedikit-sedikit mulai membuat tulisan cerita, selain itu banyak foto-foto juga sudah dikumpulkan," kata relawan Desa Glagahrajo Tugi Wiyono, Minggu.

Menurut dia, cerita yang dimaksud diantaranya seperti aktivitas keseharian warga setempat. Mulai dari memasak, mencari rumput, memerah sapi, dan lainnya.

"Ini upaya bagaimana caranya agar bisa banyak dikenal oleh orang luar, sehingga mampu mengundang wisatawan minat khusus datang ke desa ini," ucapnya.

Ia mengatakan, dengan demikian diharapkan dapat mendukung bekembangnya perekonomian warga setempat, yang belum pulih pascaerupsi Gunung Merapi 2010.

"Meski lambat, tapi paling tidak tetap ada perkembangan," ujarnya.

Menurut peneliti ekonomi kerakyatan dari Mubyarto Institute Istianto Ari Wibowo upaya seperti ini memang bisa cukup efektif.

"Hal-hal seperti ini justru menarik orang untuk dikunjungi," katanya.

Menurut dia, saat ini yang dicari wisatawan bukan lagi mengenai pemandangan alam, atau sekadar barang fisik yang bisa dibawa pulang.

"Tetapi lebih ke kemasan cerita. Wisatawan senang karena ketemu hal yang unik, yang dimiliki suatu kelompok masyarakat atau desa tertentu," tuturnya.

Ia mengatakan, apalagi cerita tersebut didesign dengan gaya anak muda, secara manis yang dapat menggugah rasa penasaran.

"Kemudian untuk mempromosikannya, memanfaatkan media-media sosial. Bisa dirintis dengan sesuatu yang murah," imbuhnya.***1***

(V001)



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026