Logo Header Antaranews Jogja

BLH akan mengganti pohon jalan protokol ditebang

Senin, 22 Agustus 2016 22:10 WIB
Image Print
Ilustrasi (foto daengbattala.com)

Bantul (Antara Jogja) - Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengganti ratusan pohon perindang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman atau jalan protokol yang saat ini dalam proses tebang oleh instansi terkait.

"Dalam kajian di BLH tidak masalah, namun yang penting ada pohon pengganti dari pohon-pohon yang ditebang, karena utamanya untuk jantung kota," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bantul, Edy Susanto di Bantul, Senin.

Menurut dia, proses penebangan pohon perindang di Jalan Jenderal Sudirman tersebut sebagai upaya penataan sepanjang jalan protokol wilayah pusat Bantul mulai dari simpang empat Klodran sampai Gose itu sebelum dibuat dua jalur dari yang saat ini tiga jalur.

Namun demikian, Edy mengatakan, jenis pohon yang akan disiapkan untuk mengganti pepohonan yang ditebang itu masih dalam kajian. Untuk melakukan kajian itu pihaknya sudah menugaskan tim untuk melakukan studi banding ke luar daerah.

"Prinsip harus ada penanaman pohon untuk peremajaan. Jenis pohonnya harus bisa serap emisi karbon, kemudian keindahan harus diperhatikan. Yang penting lebih bermanfaat, tidak bahayakan pengguna jalan saat cuaca ekstrim," katanya.

Pihaknya menyebut, setidaknya ada sekitar 580 pohon perindang jenis angsana yang ada di sepanjang jalan Jenderal Sudirman itu, pohon-pohon itu berada di tengah pembatas yang ada di kanan-kiri jalan atau pemisah jalur cepat dengan jalur lambat.

"Nantinya pohon hanya ada di tengah-tengah saja (pembatas), mudah-mudahan menjadi lebih baik dengan penataan itu. Sedangkan untuk penerangan jalan berada di tengah memayungi kanan-kiri jalan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Konservasi Sumber Daya Alam BLH Bantul, Sunarso mengatakan, terdapat beberapa jenis pohon yang akan direkomendasikan untuk ditanam di Jalan Protokol bersamaan dengan proses penataan nantinya.

"Kami sudah lakukan studi banding ke Bandung, ternyata tanaman mohoni bagus, munggur berani, asem jawa juga ada. Ada beberapa rekomendasi nantinya yang akan disampaikan ke kontraktor, intinya faktor pohon juga harus diperhatikan," katanya.
KR-HRI



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026