Logo Header Antaranews Jogja

Pansel Sekda belum terima pengembalian formulir

Minggu, 18 September 2016 21:47 WIB
Image Print
logo Pemkab Gunung Kidul (foto istimewa)

Gunung Kidul, (Antara) - Tim panitia seleksi jabatan calon sekretaris daerah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah menerima beberapa calon yang mengambil formulir, namun sampai saat ini belum ada yang mengembalikan.

"Untuk formulir, calon tidak harus mengambil ke sekretariat dan bisa mengambilnya dengan cara mengunduh di laman yang tersedia," kata Anggota Sekretariat Pansel yang juga Kepala BKD Gunung Kidul Sigit Purwanto di Gunung Kidul, Minggu.

Ia mengatakan, dalam pengumuman yang kini terpampang di portal Pemkab Gunung Kidul, yaitu www.gunungkidulkab.go.id, disebutkan persyaratan lengkap termasuk sebuah persyaratannya.

Pendaftaran administrasi dibuka sejak empat hari lalu atau 14 September dan ditutup 4 Oktober 2016. Nantinya, pengumuman hasil seleksi administrasi diumumkan pada 7 Oktober 2016.

"Kandidat yang memenuhi syarat, akan melanjutkan pada tahapan berikutnya," kata Sigit.

Sigit mengatakan, Ketua Pansel Bambang Wisnu Handoyo akan melanjutkan seleksi penelusuran rekam jejak, wawancara atau uji gagasan dan uji kesehatan. Uji kesehatan tersebut berlangsung selama dua hari yakni pada 20 sampai dengan 21 Oktober.

"Untuk pengumuman hasil akhir dilaksanakan pada 25 Oktober 2016," katanya.

Ada lima orang yang ada dalam pansel terdiri dari lima orang. Pansel akan membuat aturan terkait pengisian sekda berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) disebutkan perekrutan sekda harus melalui lelang terbuka dan seleksi dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk oleh kepala daerah yang bersangkutan.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada satu pun calon yang mengumpulkan berkas pendaftaran. Namun dari proses yang ada sudah ada dua pegawai yang mengambil formulir pendaftaran. "Belum ada yang mengembalikan," katanya.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Gunung Kidul Purwanto berharap pengisian sekda dilakukan secepatnya karena pengaturan pejabat harus memiliki sekda definitf terlebih dahulu.

"Pansel harus bekerja secepatnya, agar segera mendapatkan sekda definitif," katanya.

Menurut dia, sebaiknya sekda merupakan putra daerah. Sekda merupakan salah satu motor penggerak pemerintahan.

"Menurut saya alangkah baiknya sekda berasal dari Gunung Kidul karena mempunyai ikatan batin untuk membangun daerahnya," katanya.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026