DKP Kulon Progo serahkan bantuan asuransi nelayan

id DKP Kulon Progo serahkan bantuan asuransi nelayan

Nelayan (Foto Antara)

Kulon Progo, (Antara Jogja) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta menyerahkan klaim asuransi nelayan kepada ahli waris nelayan Imorenggo, Karangsewu, Galuh, Muhadi Wiyono atau Kliman sebesar Rp160 juta.

"Nelayan Muhadi Wiyono telah ikut asuransi nelayan sejak 1 Desember 2016 atas bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Muhadi Wiyono meninggal saat di ladang, bukan saat melaut. Tetapi tetap mendapat asuransi sebesar Rp160 juta," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo Sudarna di Kulon Progo, Senin.

Ia mengatakan pada 2016, sebanyak 318 nelayan Kulon Progo mendapat asuransi dari potensi yang mendapat sebanyak 670 orang. Nelayan yang mendapat asuransi nelayan yakni mereka yang telah memiliki kartu keanggotaan sebagai nelayan.

Kartu asuransi nelayan baru diserahkan dan berlaku pada 1 Desember 2016 sampai 1 Desember 2017. KKP kerja sama dengan PT Jasindo memberikan asuransi kepada nelayan dengan premi ansuran Rp175 ribu per tahun.

Ketentuan yakni nelayan yang meninggal pada saat melaut atau melakukan kegiatan nelayan mendapat klaim Rp200 juta. Nelayan meninggal karena kegiatan lain Rp160 juta, dan cacat tetap Rp100 juta, serta sakit untuk berobat Rp30 juta.

"Kami berharap nelayan melanjutkan secara mandiri, bila masa jatuh tempo asuransi selesai," harapnya.

Staf Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan PPI DKP Kulon Progo Anggara Ariestyanta mengatakan hingga kini belum ada kejelasan mengenai kuota program asuransi nelayan dari pemerintah pusat. Ia berharap, kuota diberikan cukup banyak sehingga para nelayan di Kulon Progo bisa tercover asuransi jiwa."Kami berharap, paling tidak bisa 75 persen yang tercover," ujarnya.





(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar