Mahasiswa Thailand studi pemilu di KPU Bantul

id Mahasiswa Thailand studi pemilu di KPU Bantul

Kantor Panwaslu Bantul (foto antara/hery sidiq)

Bantul, (Antara Jogja) - Sebanyak sembilan mahasiswa dari Universitas Khon Kaen Thailand melakukan kunjungan ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk belajar tentang pemilu dan sistem demokrasi di Indonesia.

"Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang sejarah pemilu serta demokrasi di Indonesia baik sistem maupun implementasinya," kata Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara usai menerima kunjungan mahasiswa Thailand di KPU Bantul, Selasa.

Selain tentang pemilu dan demokrasi, kunjungan mahasiswa Thailand yang sedang studi banding di Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini juga bertujuan saling tukar informasi sebagai pembanding mengenai demokrasi di Thailand dan Indonesia.

Ia mengatakan, kunjungan studi tentang pemilu dan demokrasi tersebut juga disertai para mahasiswa Program Magister Ilmu Pemerintahan UMY di bawah bimbingan Ketua Program Studi Dr Dyah Mutiarin.

"Kunjungan studi ini merupakan bagian dari implementasi dari kerjasama KPU Bantul dengan Program Magister Ilmu Pemerintahan UMY dalam kerangka pendidikan pemilih melalui program kegiatan Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Bantul," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Bantul memaparkan secara umum sejarah pelaksanaan pemilu dan proses demokrasi di Indonesia serta secara lebih detail tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2015.

"Tadi kami jelaskan mengenai Pilkada Bantul baik itu meliputi tahapan, jumlah penduduk, jumlah pemilih, daerah pemilihan (dapil) serta jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dipilih," katanya.

Sementara itu, kata Johan, RPP di Bantul atau yang diberi nama Omah Pemilu yang didirikan akhir Maret 2017 itu sebagai media pendidikan pemilih dan sarana untuk melakukan edukasi nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan melalui ruang yang ada di KPU Bantul.

"Omah Pemilu KPU Bantul diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilu dan demokrasi serta meningkatkan pemahaman pentingnya demokrasi bagi seluruh segmen untuk mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas," katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Bantul Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan, di dalam Omah Pemilu KPU Bantul terdapat fasilitas ruang audio visual untuk menampilkan film dan dokumentasi kepemiluan, ruang pamer, ruang simulasi dan ruang diskusi.

"Semua segmen baik pra-pemilih sejak TK sampai SMP, pemilih pemula, disabilitas, perempuan dan seluruh masyarakat dapat datang dan dilayani di Omah Pemilu untuk dapat pengetahuan kepemiluan di Indonesia," katanya.




(T.KR-HRI)
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar