Logo Header Antaranews Jogja

Bantul perbaiki sejumlah ruas jalan hadapi Lebaran

Sabtu, 10 Juni 2017 11:53 WIB
Image Print
Ilustrasi pembangunan jalan (foto antaranews.com)

Bantul (Antara) - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memperbaiki sejumlah ruas jalan di daerah itu untuk menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Ada beberapa ruas jalan seperti di sisi utara wilayah Kasihan itu juga ada, terutama ruas untuk jalur mudik nanti kita coba memperbaiki," kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bantul Yudho Wibowo di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, selain di sisi utara wilayah Kasihan yang berbatasan dengan dengan pintu masuk arus kendaraan mudik dari arah barat, perbaikan ruas jalan juga dilakukan di sisi timur Bantul yaitu wilayah Mangunan Dlingo.

Ia mengatakan, sebelum melakukan pekerjaan jalan itu, tim dari dinas sudah melakukan survei ke lokasi untuk mengetahui titik-titik mana yang akan diperbaiki termasuk kesiapan material aspal, sehingga begitu semua sudah siap dikerjakan.

"Minggu-minggu ini kalau sudah oke kita lakukan pemeliharan untuk ruas yang dialui jalur mudik, akan kita coba untuk tambal. Kita harapkan sebelum Lebaran pekerjaan sudah selesai," katanya.

Yudho mengatakan, selain sejumlah ruas jalur mudik, perbaikan atau pemeliharaan jalan juga dilakukan di jalur alternatif baik pemudik maupun wisatawan salah satunya di Mangunan Dlingo dan Wonolelo Pleret atau sebagian ruas jalur Cino Mati.

"Kalau total pemeliharaan selama satu tahun ini ada 50 ruas, namun menghadapi mudik Lebaran kita pilih sisi barat pintu masuk dari barat atau dari kota, kemudian sisi timur di Dlingo, ini pemeliharaan rutin, karena sudah pada bolong," katanya.

Sementara itu, menurut dia, pada tahun 2018 pihaknya mengusulkan perbaikan ruas jalan Maladan Desa Jatimulyo karena kondisi sudah rusak, jalur itu merupakan jalur vital bagi masyarakat karena menghubungkan dengan Kabupaten Gunung Kidul.

Ia menjelaskan, perbaikan akses jalan itu juga menindaklanjuti keluhan dari masyarakat atas kondisi jalan tersebut belum lama ini, namun karena anggaran tahun 2017, upaya perbaikannya hanya bisa diusulkan di tahun anggaran selanjutnya.

"Kalau tahun 2017 tidak bisa, karena anggaran sudah jalan, kecuali kalau di APBD Perubahan ada anggaran, namun kami belum tahu. Yang jelas kita sudah servei dengan Pak Lurah kalau memang kondisinya rusak dan diusulkan di 2018," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026