
Bantul targetkan pekerjaan peningkatan status jalan di 35 lokasi

Bantul (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan pekerjaan perbaikan dan peningkatan status jalan dari jalan desa menjadi jalan kabupaten di sekitar 35 lokasi pada tahun anggaran 2025.
"Ada satu paket pekerjaan jalan yang terdiri atas gabungan empat lokasi atau tiga lokasi. Tapi, untuk total lokasi, hampir 35 lokasi dengan target peningkatan status jalan," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala DPUPKP Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon di Bantul, Selasa.
Pihaknya tidak menyebut total anggaran peningkatan status jalan maupun pekerjaan perbaikan jalan di wilayah Bantul tersebut, namun dari pekerjaan yang direncanakan tersebut saat ini tinggal 30 persen sampai 40 persen dari target.
"Tercatat, hingga pertengahan Agustus 2025, sudah ada sekitar 60 sampai 70 persen perbaikan jalan rusak dan peningkatan status jalan dari jumlah yang direncanakan. Progres pekerjaan jalan saat ini terus meningkat," katanya.
Baca juga: Pemkab Bantul pindahkan lokasi TPR pantai selatan di jalan kawasan wisata
Dia mengatakan, titik lokasi pekerjaan peningkatan status jalan paling banyak berada di wilayah Kecamatan Sedayu dan Kecamatan Kasihan. Namun, instansi ini juga masih menyasar lokasi lain sesuai hasil pemetaan yang dilakukan.
Meski demikian, kata dia, salah satu proyek pekerjaan jalan yang belum lama selesai digarap yakni pengaspalan ruas jalan utara simpang empat Wojo atau jalan lingkar selatan.
"Pekerjaan jalan di lokasi tersebut sekitar 200-an meter yang dilakukan pengaspalan dengan alokasi anggaran kurang lebih sebesar Rp500 juta," katanya.
Baca juga: Bantul mengerahkan alat berat untuk pekerjaan pelebaran jalan batas kota
Dia mengatakan, dengan telah selesai pekerjaan jalan sekitar 60 sampai 70 persen itu, maka saat ini tinggal 13 paket pekerjaan peningkatan status jalan yang masuk proses lelang.
Pihaknya berharap, perbaikan dan peningkatan status jalan tersebut dapat berdampak positif pada masyakat, terutama mobilitas dan perekonomian. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi daya tarik kunjungan wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata di Bantul.
"Misalnya soal rencana peningkatan jalan yang ada di Kasongan, itu kan wajah Bantul. Kemudian ruas jalan Tembi – Sudimoro Sewon itu juga, karena di sana ada obyek wisata, maka soal jalan harus segera kita tuntaskan," katanya.
Baca juga: Sampah plastik bisa jadi campuran aspal untuk pembangunan jalan
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
