Semarang (ANTARA) - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta terus mempercepat perbaikan jalan nasional, khususnya di jalur Pantura Jateng untuk memastikan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 berlangsung aman dan nyaman.
Kepala BBPJN Jateng-DIY M. Iqbal Tamher, di Semarang, Jumat, menyampaikan bahwa kesiapan jalur nasional untuk arus mudik Lebaran di wilayah Jateng-DIY ditargetkan tuntas pada H-10 Idul Fitri.
"Prioritas utama ada di Pantura, terutama wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Batang yang sempat viral karena kerusakan jalan dan kini sudah ditangani. Kemudian Kendal, serta Kaligawe di Semarang," katanya.
Untuk pengerjaan di ruas jalan Kaligawe yang merupakan jalur Pantura Semarang-Demak, kata dia, dipastikan sudah bisa dilalui saat arus mudik Lebaran 2026.
Ia menjelaskan bahwa pengerjaan jalur di Kaligawe berupa peninggian jalan setinggi 1 meter dengan panjang 700 meter ke arah Demak yang saat ini progresnya sudah sekitar 60 persen.
"Pengecoran rigid ke arah Demak sepanjang 700 meter, baik jalur cepat maupun jalur lambat, sudah mulai dilakukan. Kami targetkan pada 11 Maret 2026 atau H-10 Lebaran bisa membantu arus mudik," katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, terutama terkait pengaturan lalu lintas imbas dari pengerjaan jalan di ruas Kaligawe.
Sebenarnya jika bisa dilakukan penutupan total di ruas jalan tersebut, kata dia, pengerjaan jalan di Kaligawe bisa lebih cepat rampung, tetapi penutupan total tidak memungkinkan.
Menurut dia, kontrak proyek pengerjaan di ruas Jalan Kaligawe secara total adalah sepanjang 1,1 kilometer, tetapi dibagi dalam dua tahap pengerjaan.
Sisanya, yakni yang mengarah ke Kota Semarang akan dilanjutkan nanti setelah Lebaran, atau kemungkinan pertengahan April 2026.
Berkaitan dengan curah hujan saat ini yang masih tinggi, ia memastikan bahwa Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar target tetap tercapai.
"Pelaksanaan pekerjaan tidak boleh terganggu dari target yang sudah ditetapkan. Kesiapan alat, material, dan tenaga kerja harus optimal agar pekerjaan tetap berjalan. Alhamdulillah, sejauh ini target masih terpenuhi," katanya.
Iqbal juga berharap intensitas hujan semakin berkurang, terutama di wilayah Pantura sehingga pengerjaan jalan dapat berlangsung lebih maksimal.
