
Dishub prediksi puncak arus mudik pada H-3

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksi puncak kepadatan arus mudik di ruas jalan utama daerah ini pada H-3 atau tiga hari menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah.
"Puncak prediksi arus mudik di Bantul pada H-3 Lebaran dengan prediksi kenaikan angka sekitar lima sampai tujuh persen," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanto di Bantul, Selasa.
Menurut dia, sejumlah ruas jalan utama di Bantul yang diprediksi terjadi kepadatan arus kendaraan pemudik yaitu Jalan Wonosari Piyungan sebagai pintu masuk dari arah timur, dan Jalan Wates Sedayu atau pemudik yang datang dari sebelah barat.
Selanjutnya, kata dia, Jalan Raya Srandakan sebagai pintu masuk arus mudik dari arah barat seperti Kabupaten Kulon Progo maupun Purworejo (Jawa Tengah) yang melewati jalur selatan.
"Sedangkan prediksi puncak arus balik di Bantul terjadi pada H+4 Lebaran. Kepadatan arus setelah Lebaran selain di jalur utama juga terjadi di jalur-jalur menuju objek wisata," katanya.
Beberapa jalur wisata di Bantul yang diprediksi padat arus wisatawan di antaranya sepanjang Jalan Parangtritis menuju objek wisata Pantai Parangtritis, sepanjang Jalan Imogiti - Dlingo sebagai jalur wisata Mangunan.
Kemudian, kata dia, kepadatan arus wisatawan juga diprediksi terjadi di lokasi objek wisata Mangunan, Kasongan sebagai sentra kerajinan gerabah dan keramin serta Manding (Jalan Parangtritis) sentra kerajinan kulit.
Aris menjelaskan, terkait dengan kesiapan sarana dan prasarana, secara umum fasilitasi dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan di Bantul telah tersedia dan dalam kondisi mantap, sehingga dapat mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
"Dalam menghadapi peningkatan arus, kami mengoptimalkan seluruh jalur utama dan alternatif dengan melengkapi dan membenahi prasarana jalan serta rambu-rambu lalu lintas seperti APILL, RPPJ dan rumbu portabel," katanya.
(T.KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
