Polri pastikan kelancaran arus balik gelombang kedua lewat KRYD

id Arus balik lebaran, kapolri jenderal listyo, kryd polri, jatiasih bekasih, mudik lebaran 2026, puncak arus balik

Polri pastikan kelancaran arus balik gelombang kedua lewat KRYD

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartaaan usai meninjau arus balik lebaran di Jasa Marga Tol Road Command Center, Jatiasih Bekasi, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Aria Ananda

Bekasi (ANTARA) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kelancaran dan keamanan arus balik gelombang kedua (28-29 Maret) dengan menerapkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) seiring telah berakhirnya Operasi Ketupat 2026.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik lebaran di Jasa Marga Tol Road Command Center, Jatiasih Bekasi, Rabu, mengatakan personel Polri tetap bersiaga dalam memberikan pengamanan serta pelayanan selama masa arus balik tersebut.

"Polri saat ini menambahkan kegiatan operasinya karena hari ini operasi kami sudah selesai, kami tambahkan 3 atau 4 hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)," kata Sigit.

"Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik," sambungnya.

Jenderal polisi bintang empat itu menjelaskan, puncak arus balik gelombang pertama terjadi Selasa (24/3) sebanyak 256.338 kendaraan mengarah ke Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan catatan, terdapat 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta saat arus mudik berlangsung.

Hingga siang tadi pukul 12.00 WIB, kurang lebih 2.040.000 kendaraan masuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sehingga kemungkinan ada 481.229 kendaraan lagi yang akan balik ke Jakarta.

"Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000 itulah yang menjadi "PR" kami untuk bisa kami urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik," ujarnya.

Mantan Kapolda Banten itu menyebut, puncak arus balik tahun ini tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni dari 223.163 kendaraan tahun 2025 menjadi 256.338 kendaraan di 2026.

"Jadi kami harapkan di sisa waktu yang ada karena diprediksi ada puncak arus balik lagi di tanggal 28 dan 29 (Maret), sisa kendaraan yang belum kembali dan kemungkinan biasanya juga ada tambahan dari masyarakat yang akan ke Jakarta," paparnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk melakukan perjalanan balik dengan aman dan lancar, serta memastikan Jasa Marga melakukan upaya-upaya untuk mengurai arus balik agar tidak terjadi gangguan kelancaran.

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan balik dari mudik Lebaran agar mengutamakan keselamatan, beristirahat bila merasa lelah di perjalanan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polri pastikan kelancaran arus balik gelombang kedua lewat KRYD

Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.