Kader Golkar DIY minta Setnov kooperatif

id Kader Golkar DIY

Kader Golkar DIY Gandung Pardiman (Foto Antara/Hery Sidik)

Bantul (Antara) - Kader-kader Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta mengharapkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi bersifat kooperatif.

"Dan kami mohon Pak Setnov (Setya Novanto) juga sadar (kasus hukumnya) akan kooperatif," kata kader Golkar DIY yang juga Koordinator Tri Karya Gandung Pardiman dalam konferensi pers di Gandung Pardiman Center Imogiri, Bantul, Minggu.

Gandung yang juga Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DIY ini mengatakan, Tri Karya merupakan gabungan tiga organisasi sayap Partai Golkar, yakni Soksi, Kosgoro dan MKGR.

Menurut Gandung, pasca Ketua Umum Partai Golkar Setnov ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi e-KTP oleh KPK, kader-kader partai Golkar terus berkomunikasi untuk menyikapi hal itu, karena diakui kasus itu ibarat `badai` yang luar biasa.

"Dari teman-teman setelah kita bincang-bincang bagaimana KPK juga harus profesional, kemudian kalau memang itu ada kesalahan (terhadap Setya Novanto) ya silahkan (diproses) menurut sesuai hukum," kata Gandung.

Ia mengatakan, sedangkan kalau tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang disangkakan KPK, segera dilepas.

"Supaya jangan ada dusta di antara sesama alat kelangkapan negara ini. Dan kami juga mengimbau agar supaya penasehat hukum Pak Setnov profesional betul dalam fungsi dan tugasnya," katanya.

Di sisi lain, Gandung berharap semua kader Partai Golkar di seluruh DPD tingkat provinsi fokus untuk menyelamatkan partai, dengan mengadakan Munaslub dan mendesak Novanto untuk turun dari jabatannya sebagai Ketua Umum.

"Teman-teman di daerah itu harus bergerak nyata, angan sampai nanti DPD tingkat I di seluruh Indonesia dininabobokkan seperti yang sudah-sudah. Pak Setnov harus legowo," katanya ketika ditanya apakah kader Golkar minta Setnov mundur.

Gandung mengatakan, sebab tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar saat ini berada di tingkat paling bawah, sehingga perlu ada perubahan dan tindakan nyata untuk menyelamatkan marwah partai.

"Ini penting dan saya pikir arus bawah dari para kader individual sudah menghendaki adanya perubahan dan penyelamatan partai. Jadi saya sangat bangga dengan 21 DPD Partai Golkar yang setuju Munaslub segera diadakan," katanya.

(KR-HRI)
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar