
Wabup: KPI harus bersatu hindari permainan pengepul

Sleman - (Antara) - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun meminta antarkelompok petani ikan di wilayah setempat dapat bersatu untuk menghindari permainan harga dari pengepul maupun tengkulak.
"Para petani ikan di Kabupaten Sleman harus mampu bersaing dalam proses budi daya dan pemasaran ikan miliknya," kata Sri Muslimatun di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, hal tersebut dapat tercapai dengan adanya kerja sama antar-kelompok petani ikan (KPI) dan semua pihak.
"Minimal harus ada empat unsur. Pertama unsur pemerintah. Kedua unsur pengusaha pembudi daya ikan. Ketiga unsur akademisi. Terakhir adalah unsur kelompok masyarakat," katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung berdirinya sejumlah pasar ikan yang digagas oleh masing-masing KPI yang ada di Sleman.
"Dengan adanya pasar ikan di masing-masing KPI, kami berharap dapat memperpendek rantai pemasaran ikan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pembudi daya ikan di Kabupaten Sleman," katanya.
Dengan hadirnya pasar ikan tersebut, kata Sri Muslimatun, akan memudahkan para petani ikan memasarkan hasil budi daya ikannya kepada masyarakat. Para petani bisa langsung bertransaksi dengan masyarakat konsumen.
"Saya harapkan akan meminimalkan peran broker yang kadangkala justru menjadi pihak yang memperoleh keuntungan lebih," katanya.
Dengan keberadaan pasar ikan ini, diharapkan usaha perikanan di Sleman akan makin semarak.
"Dengan demikian, sektor perikanan juga dapat menjadi andalan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
***1***
(U.V001)
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
