Arus balik Terminal Jombor mencapai 3.500 penumpang

id terminal jombor

Suasana Terminal Jombor . (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Jumlah penumpang bus malam di Terminal Jombor, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta saat puncak arus balik Lebaran 2018 pada Rabu (20/6) atau H+5 mencapai 3.500 orang atau meningkat 30 persen dibandingkan Lebaran 2017.

"Puncaknya hari ini. Penumpang yang berangkat menggunakan bus malam jauh lebih banyak mencapai 30 persen dibandingkan tahun lalu," kata Penasihat Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Malam (Pabima) Terminal Jombor Sony Kurniawan di Yogyakarta, Rabu.

Menurut Sony, saat puncak arus balik Lebaran 2017 jumlah penumpang bus malam di Terminal Jombor tidak mencapai 3.000 orang. Hal itu, menurut dia, dipengaruhi masa libur Lebaran yang lebih singkat dibandingkan tahun ini.

Meski saat ini telah memasuki masa puncak arus balik, ia memperkirakan lonjakan penumpang masih akan kembali terjadi pada Sabtu (23/6) dan Minggu (24/6).

"Karena meskipun Kamis (21/6) sudah masuk kerja, sebagian pemudik masih memilih memperpanjang libur hingga akhir pekan," kata dia.

Selama arus balik Lebaran, menurut dia, para agen bus malam telah meningkatkan harga tiket. Tiket bus jurusan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), misalnya, dari yang biasanya dijual Rp130 ribu hingga Rp195 ribu, menjadi Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per penumpang.

Penumpang yang berangkat melalui Terminal Jombor, menurut Sony, rata-rata didominasi oleh penumpang tujuan Jabodetabek.

"Saat arus mudik dominan ke Sumatera khususnya Lampung, sementara pada arus balik paling dominan tujuan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar