DPRD DIY cek keamanan di Terminal Jombor Sleman sambut libur akhir tahun

id libur panjang,natal,tahun baru,terminal jombor

DPRD DIY cek keamanan di Terminal Jombor Sleman sambut libur akhir tahun

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan keamanan di Terminal Jombor, Sleman, Senin (23/12/2019). (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan keamanan di Terminal Jombor, Kabupaten Sleman, Senin, menyambut momentum libur akhir tahun yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan pengecekan kesiapan keamanan itu dilakukan mengingat Terminal Jombor merupakan salah satu tempat transit utama para wisatawan yang datang utamanya dari arah Semarang dan Jakarta.

"Yogyakarta punya komitmen sebagai tuan rumah yang baik bagi wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta maupun masyarakat Yogyakarta sendiri," kata dia.

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan bersama jajaran Kesbangpol DIY dan Satpol PP DIY, menurut dia, kondisi keamanan Terminal Jombor cukup terjamin. Hanya saja, masih perlu didukung dengan pemasangan CCTV dan piranti komunikasi dan informasi yang baik.

"Secara umun kita melihat keamanan di Yogyakarta baik, tapi ada beberapa hal pendukung seperti perlunya dipasang CCTV. Tidak hanya di Terminal Jombor saja tapi di berbagai tempat yang banyak dikunjungi orang," kata Eko.

Staf Operasional Terminal Jombor Dinas Perhubungan DIY Siswaka mengatakan menjelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, penumpang di terminal itu lebih banyak yang berangkat keluar wilayah Yogyakarta.

"Kebanyakan dari sini mereka liburan, pulang kampung. Nanti H+3 baru mereka kembali lagi ke Yogyakarta," kata dia.

Menurut Siswaka, selama ini situasi di Terminal Jombor cukup aman. Hingga saat ini, kata dia, belum pernah ada laporan copet atau calo yang berkeliaran di terminal itu.

"Kejahatan seperti copet saya sendiri hampir satu tahun lebih tidak menemui. Calo juga tidak ada karena untuk penjualan tiket bus selama ini kita kerja sama dengan Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Malam (Pabima)," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar