UIN Sunan Kalijaga membuka program Aksara

id uin sunan kalijaga,yudian wahyudi

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi PhD. (Foto istimewa)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka program Ajang Kemahiran Berbahasa Berstandar Dunia (Aksara) dengan menggandeng Indonesian International Education Foundation (IIEF).
     "Program itu dirancang khusus untuk perguruan tinggi di Indonesia dalam menyiapkan dan membekali lulusannya baik untuk memasuki jenjang karir maupun menempuh pendidikan lebih lanjut," kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Yudian Wahyudi di Yogyakarta, Selasa.
     Di sela-sela seminar "Peran Ujian Kemampuan Bahasa Inggris dalam Pengembangan Kapasitas Akademisi dan Institusi Pendidikan", Yudian mengatakan penyiapan dan pembekalan itu melalui nilai dan sertifikat ujian Bahasa Inggris berstandar internasional TOEFL-UTP.
     Selain itu juga membantu perguruan tinggi dalam menyediakan ujian Bahasa Inggris berstandar internasional bagi mahasiswanya  tanpa harus membuat ujian baru sehingga lebih efektif dari segi waktu, tenaga, dan dana.
     Program itu juga memberi kemudahan perguruan tinggi di Indonesia untuk menjadi penyelenggara resmi ujian Bahasa Inggris berstandar internasional TOEFL-ITP, mempermudah akses mahasiswa dalam mendapatkan nilai dan sertifikat ujian Bahasa Inggris berstandar internasional TOEFL-ITP sehingga mereka tidak perlu mengambil ujian itu di luar kampus.
     Menurut dia, program itu memberi kesempatan mahasiswa dan dosen memperoleh sertifikat berstandar internasional yang dapat digunakan sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) serta mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan dosen pengampu Bahasa Inggris dalam metode pengajaran untuk mahasiswa terutama untuk keperluan akademik dan persiapan ujian TOEFL-ITP.
     Kemampuan berbahasa Inggris menjadi persyaratan utama dalam dunia kerja maupun studi lanjut menghadapi perkembangan globalisasi. Perguruan tinggi berkelas internasional, lembaga pemerintah maupun swasta, institusi pengelola beasiswa menuntut persyaratan kemampuan berbahasa Inggris yang cukup tinggi dari lulusan perguruan tinggi di Indonesia.
     "Seleksi penerimaan mahasiswa, rekrutmen karyawan baru, promosi jabatan, seleksi beasiswa semakin banyak yang mensyaratkan kemampuan TOEFL-ITP dengan skor tinggi. Hal itu mencerminkan TOEFL-ITP merupakan ujian Bahasa Inggris yang sangat akurat dan terpercaya di Indonesia dan dunia," kata Yudian.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar