Program e-Rapor siap dilaksanakan di Gunung Kidul

id pemkab gunung kidul

Program e-Rapor siap dilaksanakan di Gunung Kidul

Kantor Pemkab Gunung Kidul (antarayogya)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarya, mengaku siap melaksanakan program e-Rapor karena beberapa sekolah sudah melakasanakan dan perlu adanya petunjuk teknis dari pusat.

"Pelaksanaan e-Rapor tidak ada masalah. Sebagai buktinya untuk ujian di tingkat SMP, seluruh sekolah di Gunung Kidul sudah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer," kata Kepala Disdikpora Gunung Kidul Bahron Rosyid di Gunung Kidul, Jumat.

Dia mengatakan ada beberapa sekolah yang sudah menerapkan e-Rrapo di Gunung Kidul. Penerapan sistem penilaian e-Rapor sebagaimana tercantum dalam Permendikbud 23/2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

"Sudah ada sekolah yang menerapkan e-Rapor. Saat ini masih rintisian dan kedepan semua sekolah sudah bisa memanfaatkan. Untuk sekarang belum ada kewajiban melaksanakan," katanya.

Bahron menilai penerimaan rapor menggunakan e-Rapor memiliki banyak manfaat. Salah satunya penerimaan bisa diakses melalui e-Rapor sehingga proses bisa menjadi lebih simpel.

"Tetapi penerimaan angsung memiliki banyak manfaat juga salah satunya guru dan walimurid bisa berbicara mengenai perkembangan anak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan," katanya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunung Kidul Wahyu Pradana Ade Putra mengatakan pihaknya mendukung penerapan e-Rapor, selain memudahkan, juga mempercepat pemberian penilaian. "Intinya kami mendukung langkah tersebut. Namun jangan sampai melupakan kualitas pendidikan kita," katanya.

Menurut dia, dibadingkan dengan daerah lain di DIY, Gunung Kidul masih butuh peningkatan agar bisa bersaing. Jadi Disdikpora harus terus melakukan inovasi agar mutu pendidikan bisa ditingkatkan. "Kualitas pendidikan harus terus didorong agar meningkat," katanya.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.